Empat Jemaah Haji Sumut Meninggal di Mecca, Satunya Padang

Dwi H. · 1 min baca · 1 jam lalu · 24 dibaca
Bisik.id
Empat Jemaah Haji Sumut Meninggal di Mecca, Satunya Padang

Gambar atau konten salah?

Nurliana Mara Iman, seorang jemaah haji berusia 59 tahun dari Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, meninggal di Tanah Suci pada 4 Juni 2026. Ia tergabung dalam Kloter 09.

Menurut Suci Ramadhani, Kasubbag Humas Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, almarhumah sudah menjalani perawatan di Jiwar Care Health Hospital Mekkah pada tanggal tersebut. “Saat itu jemaah baru selesai melakukan tawaf ifadhoh di sekitaran Masjidil Haram dan mengalami cardiac arrest pada Senin 1 Juni 2026 pukul 13.40 WIB ketika berjalan menuju hotel,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada 5 Juni 2026.

Setelah kejadian, jemaah segera dipindahkan ke rumah sakit untuk dilakukan Resutasi Jantung Paru (RJP). Ia dirujuk ke Jiwar Care Health Hospital pada 2 Juni 2026. “Di rumah sakit dilakukan inform consent dan ditandatangani oleh suami jemaah untuk operasi cateterisasi jantung,” tambah Suci.

Operasi dilakukan pada 3 Juni 2026. Dokter menyatakan bahwa sumbatan jantung sangat banyak dan prognosa buruk. Karena kondisi semakin memburuk, pada 4 Juni 2026 jam 14.15 jemaah dinyatakan meninggal dunia.

Suci menegaskan bahwa sampai saat ini ada empat jemaah haji Sumatera Utara yang meninggal di Tanah Suci: satu dari Medan, satu dari Mandailing Natal, satu dari Langkat, dan Nurliana dari Padang Lawas Utara. “Sampai saat ini 4 orang,” pungkasnya.

Peristiwa ini menyoroti risiko kesehatan yang dihadapi jemaah haji, terutama pada fase akhir ibadah. Penanganan medis yang cepat dan persiapan kesehatan sebelum perjalanan tetap menjadi hal penting bagi para peziarah.

Nurliana Mara Imanjemaah hajiSumatera UtaraJiwar Care Health Hospital Mekkahcardiac arrestcateterisasi jantungpeninggalan jemaah haji

Komentar

Memuat komentar...