Fadil Wijaya Juara Kelas F.3 dengan Honda Brio Modifikasi
Gambar atau konten salah?
Kejuaraan Nasional Sprint Rally 2026 diadakan di Sport Center Sumut, Deli Serdang, Sumatera Utara dan menampilkan kejutan tak terduga. Di antara para pereli, Fadil Wijaya bersandera dengan Awang Dedy menonjol dengan mobil yang tidak biasa: sebuah Honda Brio yang dimodifikasi.
Berbeda dari kebanyakan pereli yang biasanya memacu mobil 4WD, Fadil memilih 2WD Honda Brio. Mobil ini sudah disesuaikan dengan regulasi ajang, termasuk mesin Honda Jazz berkapasitas 1,5 liter. Suspensi Aragosta disetel oleh Whooosah Tuning dan Arce Meyer, menambah performa kendaraan.
Hasilnya, Fadil mencatat total waktu 21 menit 45,6 detik dalam dua leg. Pada Spesial Stage pertama, ia menempuh 5 menit 28,8 detik; di leg kedua, waktu menjadi lebih tajam, 5 menit 24,1 detik. Leg ketiga menghasilkan 5 menit 25,2 detik, dan leg keempat menutup dengan 5 menit 27,5 detik. Keberhasilan ini menempatkannya di dalam 20 besar pereli tercepat akhir pekan lalu.
Di kelas F.3, yang khusus bagi mobil 2WD dengan kapasitas mesin 1.601 hingga 2.500 cc atau 1.400 turbo, Fadil meraih juara. Ia menjadi satu-satunya pereli kelas tersebut yang menempati posisi teratas. Dalam kompetisi ini, mayoritas peserta menggunakan mobil 4WD dan RC yang memiliki homologasi FIA Rally Car.
Setelah menempati peringkat ke-18 dari 51 pereli, Fadil mengungkapkan rasa syukur atas performa maksimal yang dicapai. Ia berkata, “Kalau saya lihat mobil Brio ini perubahannya tidak banyak. Jadi memang untuk mesin dan suspensi itu masih mengandalkan setup tahun lalu dan sudah optimal. Karena dari evaluasi saya tahun lalu, setup ini sudah top banget.”
Fadil menambahkan, “Tapi saya yakin dengan total keseluruhan 51 peserta. Saya memang memiliki target untuk bisa masuk 20 besar. Ini didasari karena saya yakin saat latihan catatan waktu saya konsisten. Dari latihan saya ngepush terus dan leading, jadi saya yakin bisa mengejar itu dan tugasnya adalah hanya mempertahankan saja.”
Performa Fadil menunjukkan bahwa dengan persiapan matang dan strategi yang tepat, mobil 2WD dapat bersaing di ajang yang biasanya didominasi oleh 4WD. Keberhasilan ini menegaskan bahwa modifikasi sederhana namun terfokus dapat menghasilkan hasil yang kompetitif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Delegasi Kamboja Kunjungi Gianyar, Pelajari Pengelolaan Sampah
DJBC Berhentikan Penyelundupan 8,26 Juta Rokok di Merak
Bupati Nganjuk Pelantik Empat Kepala OPD di Pendopo KRT
El Nino Kuat Berlanjut di Pasifik, Prediksi NOAA Hingga Tahun
Gemblong Viral: 5 Varian Terbaru di Jakarta dan Jawa Barat
Garda: BBM Pertamax Naik, Driver Ojek Online Terpengaruh