Festival Sepakbola Rakyat 2026 Tutup Makassar, 160 Peserta

Hari W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
Festival Sepakbola Rakyat 2026 Tutup Makassar, 160 Peserta

Gambar atau konten salah?

Festival Sepakbola Rakyat 2026 telah menutup acara keempatnya di Lapangan Sepakbola Telkom pada 23 Mei 2026. Makassar menjadi kota keempat yang menyelenggarakan festival ini, setelah Jakarta, Labuan Bajo, dan Palu.

Acara ini difasilitasi oleh Garuda Gemah Nusantara (GGN) melalui brand Cuwitan Digital dan didukung oleh Coca‑Cola Indonesia. Kolaborasi ini dimaksudkan untuk mendekatkan semangat sepakbola kepada masyarakat luas dan menyiapkan panggung bagi talenta muda Indonesia.

Kami bangga bisa meneruskan kolaborasi strategis ini sebagai bagian dari komitmen Coca‑Cola Indonesia dalam menghadirkan euforia FIFA World Cup 2026 lebih dekat ke tengah masyarakat,” kata Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca‑Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo.

Pendampingan talenta muda memerlukan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan federasi, pemerintah, swasta, hingga komunitas akar rumput. Inisiatif ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan kerja sama tim,” ungkap Ratu Tisha Destria, praktisi sepakbola Indonesia.

Dalam konteks tersebut, peran sektor swasta menjadi sangat penting dalam menghadirkan program yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi generasi muda. Kami mengapresiasi Coca‑Cola Indonesia sebagai mitra swasta yang mengambil peran krusial dalam menciptakan wadah edukatif bagi peserta usia 15 hingga 18 tahun, serta CuwitanDigital yang mengemas kegiatan ini dengan relevansi budaya populer masa kini,” sambungnya.

Festival ini menampung 160 peserta dan 32 pelatih dari 32 SSB dan SMA yang berkompetisi dalam turnamen U‑15. Selain itu, 360 peserta dan 48 pelatih turut berpartisipasi dalam turnamen minisoccer 8×8.

Acara tambahan berupa coaching clinic menampung 65 peserta dari seluruh SSB di Makassar dan wilayah sekitar Sulawesi Selatan.

Ini bukan sekadar turnamen. Ini adalah panggung bagi anak-anak daerah untuk bermimpi lebih tinggi. Melalui Cuwitan Digital, kami ingin memastikan bakat‑bakat ini tidak hanya terasah di lapangan, tetapi juga memiliki ruang di ranah digital,” ungkap Tisha.

Sebelumnya, festival ini telah melibatkan sejumlah 675 peserta dari 32 Sekolah Sepakbola (SSB) di Labuan Bajo, Jakarta, dan Palu,” kata Direktur PT Garuda Gemah Nusantara (GGN) selaku pemilik brand Cuwitan Digital, rizky Aidi.

Festival ini menegaskan komitmen sektor swasta dan pemerintah dalam mendukung pengembangan bakat sepakbola muda di Indonesia, sekaligus memperkuat sinergi antara olahraga, budaya populer, dan teknologi digital.

Festival Sepakbola Rakyat 2026Garuda Gemah NusantaraCuwitan DigitalCoca‑Cola IndonesiaMakassarSepakbola MudaTeknologi Digital

Komentar

Memuat komentar...