FESyar Sumatera 2026: Festival Ekonomi Syariah Palembang
Gambar atau konten salah?
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Selatan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumatera Selatan untuk mempersiapkan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026. Acara ini akan berlangsung di Palembang Icon Mall dan Palembang Sport & Convention Center (PSCC) mulai 5 Juni 2026 hingga 7 Juni 2026, menandai momen penting bagi pengembangan ekonomi syariah di wilayah Sumatera.
FESyar Regional Sumatera 2026 mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital. Tema ini menegaskan komitmen para penyelenggara untuk memperkuat ekonomi dan keuangan syariah sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah yang inklusif serta berkelanjutan. Acara ini menjadi platform bagi pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat umum untuk berkolaborasi dalam memajukan ekonomi sosial syariah.
“FESyar Regional Sumatera 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat diikuti oleh masyarakat luas, mulai dari pameran produk halal, seminar dan edukasi, kompetisi, tabligh akbar, FESyar Zakat Wakaf (ZAWA) Run Sumatera, hingga hiburan Islami,” kata Kepala Perwakilan BI Sumsel Bambang Pramono. Ia menekankan bahwa festival ini dirancang agar semua lapisan masyarakat dapat berpartisipasi dan memperoleh manfaat langsung.
Bambang Pramono menjelaskan bahwa pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 122 pelaku usaha dari berbagai sektor akan berpartisipasi dalam pameran produk halal. Produk yang ditampilkan meliputi makanan dan minuman olahan, wastra, modest fashion, kerajinan, serta kuliner khas Sumatera. Pameran ini diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran bagi para pelaku usaha dan menambah pilihan konsumen terhadap produk halal.
Pengunjung juga dapat menikmati pengalaman mencicipi kopi unggulan dari 10 provinsi di Sumatera melalui booth Wakafein Kopi The Taste of Sumatera. “Melalui donasi wakaf minimal Rp 15.000, pengunjung tidak hanya dapat menikmati cita rasa kopi khas Sumatera, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ekonomi sosial syariah,” ujarnya. Selain menikmati kopi, pengunjung dapat mengikuti seminar, edukasi, dan kompetisi yang diadakan selama festival.
Acara Tabligh Akbar akan diselenggarakan pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 18.30 WIB di PSCC dengan menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf. Tabligh ini diharapkan menjadi momen spiritual bagi peserta sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara komunitas syariah.
Selanjutnya, FESyar ZAWA Run Sumatera akan dilaksanakan pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.15 WIB sebagai sarana mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap zakat dan wakaf. Lomba lari ini dirancang agar dapat menarik partisipasi aktif dari warga Palembang dan sekitarnya.
Rangkaian kegiatan akan ditutup melalui Closing Ceremony pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 19.00 WIB yang dimeriahkan oleh penampilan penyanyi religi Opick. Penutup ini menandai akhir resmi festival dan menegaskan kembali komitmen semua pihak terhadap pengembangan ekonomi syariah.
Dalam kegiatan Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme (BESAMO) yang diselenggarakan pada 2 Juni 2026, Asisten Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Basyaruddin menyampaikan bahwa penyelenggaraan FESyar Regional Sumatera sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang menempatkan ekonomi syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru. Ia menegaskan bahwa festival ini juga mendukung pencapaian misi pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.
Ditambahkan Bambang Pramono, FESyar merupakan salah satu instrumen strategis untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui tiga pilar utama, yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan sektor keuangan syariah, serta penguatan literasi, inklusi, dan halal lifestyle. Melalui kolaborasi yang erat antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, KDEKS, pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, FESyar Regional Sumatera 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator penguatan ekonomi dan keuangan syariah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan seluruh mitra strategis akan terus memperkuat sinergi dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah sebagai pilar pembangunan ekonomi yang adil, inklusif, berkelanjutan, dan membawa keberkahan. “Semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu Sumsel Maju Terus untuk Semua,” pungkasnya. Festival ini menandai langkah konkret menuju ekonomi syariah yang lebih terintegrasi dan berdaya saing di tingkat regional dan nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
Harga Emas Antam Palembang Turun Rp2,759.000 per Gram
Periksa Status PIP Juni 2026: Cek Online NISN & NIK
Damri: Rute Bus Palembang–Lampung, Harga Rp 200–228 Ribu
Sumsel Hormati Keputusan Presiden Makan Bergizi Gratis
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
Berita Terbaru
TPA Sarimukti Hampir Penuh, Bandung Tunggulah Status Darurat
Mihailo Perovic Tinggalkan Persebaya, Tak Lagi Pakai Seragam
Raphinha: Brasil kuat menyerang, butuh pertahanan Piala Dunia
SPMB 2026 Jambi: Mulai 8 Juni, Jalur Afirmasi & Mutasi
Mandian Air Hangat vs Air Dingin: Manfaat bagi Tubuh
Kebakaran Rumah di Musim Kemarau, Asuransi Zurich Lindungi
Trans7 Mengajar Cipasung: Pelatihan Konten Digital Mahasiswa
