Fikri, Anak Pungul yang Viral, Masuk Sekolah Rakyat Di Sumedang
Gambar atau konten salah?
Fikri tumbuh di Sumedang dengan cara yang berbeda dari teman-temannya. Sementara mereka bermain, ia harus memulung botol kosong di jalanan untuk menambah penghasilan. Video yang menampilkan kegiatan memungulkannya menjadi viral, menarik perhatian publik.
Orang tua Fikri sudah memisahkan diri dan menjalani hidup masing‑masing. Perpisahan itu memisahkan juga Fikri dari tiga saudara kandungnya. Adiknya, Noval berusia empat tahun, tinggal bersama ayahnya di Jakarta, sementara kakak dan adik bungsunya berada di Cianjur dan Cibugel, Sumedang.
Ayah sambungnya kini menahan diri di balik jeruji besi, sehingga Fikri terpaksa memulung lagi untuk membantu neneknya menghidupi dia dan adiknya. Saat itu, video yang diunggah di media sosial menyebar luas, menimbulkan rasa iba banyak orang.
Setelah video viral, polisi membawa Fikri kembali ke ibunya di Sumedang. Namun, kondisi keluarga ibunya tidak layak dan Fikri sudah berusia sekolah. Oleh karena itu, dia diusulkan untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 4 Sumedang menerima kedatangan Fikri pada 30 Maret 2026. Awalnya, dia kesulitan beradaptasi karena harus tinggal di lingkungan baru bersama orang-orang yang belum dikenalnya.
Para wali asuh, wali asrama, dan guru terus mendampingi Fikri hingga ia perlahan dapat menyesuaikan diri. Berkat pendampingan tersebut, Fikri yang sebelumnya terlihat murung kini mulai menunjukkan perubahan. Ia lebih sering tersenyum dan tampak ceria saat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya.
Hadirnya Fikri juga mendapat sambutan hangat dari anak-anak lain yang menyayanginya karena tingkahnya yang lucu dan menggemaskan. Hal itu membuatnya merasa nyaman tinggal di Sekolah Rakyat.
“Aku tinggal di sini (Sekolah Rakyat). Sekolahnya seru banget. Aku jadi ngerasain punya kakak, punya bapak, punya ibu, banyak teman juga. semua baik-baik,” tulis Fikri pada keterangan tertulis, Jumat (17 April 2026).
Di Sekolah Rakyat, Fikri tidak hanya belajar, tetapi juga mendapatkan perhatian dan pendampingan. Ia mendapatkan dukungan dari para pengasuh dan guru yang terus membantunya beradaptasi serta memberi semangat dalam setiap proses belajarnya.
Ia juga mulai menikmati kebersamaan dengan teman-teman seusianya melalui aktivitas bermain dan belajar bersama. Pengalaman ini sebelumnya jarang ia rasakan. Selain itu, kebutuhan gizi Fikri terpenuhi karena sekolah menyediakan makanan bergizi bagi seluruh siswa.
“Aku juga bisa makan, makanannya enak banget. Aku jadi kuat,” kata Fikri ketika menilai menu makanan yang disediakan.
Fikri adalah salah satu dari banyak anak yang menjadi bagian dari program Sekolah Rakyat. Di sini, anak-anak mendapatkan pendampingan dan perawatan dari para wali asuh, wali asrama, serta guru, termasuk pemenuhan kebutuhan makan dan dukungan selama proses belajar.
Program ini bertujuan memberi lingkungan yang lebih aman dan terarah, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, bahagia, dan belajar secara maksimal. Dengan begitu, mereka memiliki kesempatan lebih besar untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jadwal Sholat Bandung 04 Juni 2026: Subuh 04:35, Zuhur 11:51
Jawa Barat Raih Opini WTP ke-15 Berturut‑turut 2025
624 Pendaftar Sekolah Maung Tampil Meski Sosialisasi Singkat
Sukabumi Bentuk Pokja BSAN, Fokus Kurangi Kekerasan Sekolah
5 Cara Praktis Hemat Listrik, Tagihan Lebih Ringan & Sedikit
Bandung Usahakan TPA Sendiri, Permohonan Kedaruratan Ditolak
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
