Gelang Haji 2026: Identifikasi Cepat & Visa Ketat Terbaru

Sinta R. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 147 dibaca
Bisik.id
Gelang Haji 2026: Identifikasi Cepat & Visa Ketat Terbaru

Gambar atau konten salah?

Gelang haji bukan sekadar perhiasan. Di tengah ribuan jemaah haji yang datang dari berbagai belahan dunia, gelang ini menjadi alat identifikasi penting. Ketika seorang jemaah terpisah dari rombongan, gelang haji dapat membantu petugas mengenali identitasnya dengan cepat. Untuk itu, pada musim haji 2026, gelang ini dirancang dengan data yang cukup lengkap, sehingga tidak hanya dipakai tanpa mengetahui fungsinya.

Menurut Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), gelang haji akan dipakai sepanjang masa di tanah suci. Gelang ini menyimpan data penting jemaah, seperti nomor kloter, nomor paspor, nomor maktab, tahun berangkat haji, tulisan tahun berangkat haji dan logo Kemenhaj, tulisan Indonesia beraksara Arab, bendera Indonesia beserta kode embarkasi, serta rencana ibadah haji 2026. Semua informasi ini dimaksudkan agar pendampingan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat bila jemaah terpisah.

Berikut rincian data yang akan tertera di gelang haji 2026:

  • Nomor kloter
  • Nomor paspor
  • Nomor maktab
  • Tahun berangkat haji
  • Tulisan tahun berangkat haji dan logo beserta tulisan KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH RIT
  • Tulisan Indonesia beraksara Arab
  • Bendera Indonesia beserta kode embarkasi jemaah haji
  • Rencana Ibadah Haji 2026

Rencana ibadah haji 2026 memuat jadwal lengkap mulai dari masuk asrama haji hingga pemulangan. Berikut garis besar jadwalnya:

  1. 21 April 2026 / 4 Dzulqa'dah 1447 Hijriah: Jemaah haji masuk asrama haji
  2. 22 April 2026 / 5 Dzulqa'dah 1447 Hijriah: Awal pemberangkatan gelombang I dari tanah air ke Madinah
  3. 1 Mei 2026 / 14 Dzulqa'dah 1447 Hijriah: Awal pemberangkatan gelombang I dari Madinah ke Makkah
  4. 6 Mei 2026 / 19 Dzulqa'dah 1447 Hijriah: Akhir pemberangkatan gelombang I dari tanah air ke Madinah
  5. 7 Mei 2026 / 20 Dzulqa'dah 1447 Hijriah: Awal pemberangkatan gelombang II dari tanah air ke Jeddah
  6. 15 Mei 2026 / 28 Dzulqa'dah 1447 Hijriah: Akhir pemberangkatan gelombang I dari Madinah ke Makkah
  7. 21 Mei 2026 / 4 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Akhir pemberangkatan gelombang II dari tanah air ke Jeddah
  8. 21 Mei 2026 / 4 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Closing date KAAIA Jeddah (pukul 24.00 WAS)
  9. 25 Mei 2026 / 8 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah
  10. 26 Mei 2026 / 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Wukuf di Arafah
  11. 27 Mei 2026 / 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Idul Adha 1447 H
  12. 28 Mei 2026 / 11 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Hari Tasyriq I
  13. 29 Mei 2026 / 12 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Hari Tasyriq II (Nafar Awal)
  14. 30 Mei 2026 / 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Hari Tasyriq III (Nafar Tsani)
  15. 1 Juni 2026 / 15 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Awal pemulangan gelombang I dari Makkah melalui Bandara Jeddah ke tanah air
  16. 1 Juni 2026 / 15 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Awal kedatangan gelombang I di tanah air
  17. 7 Juni 2026 / 21 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Awal pemberangkatan gelombang II dari Makkah ke Madinah
  18. 15 Juni 2026 / 29 Dzulhijjah 1447 Hijriah: Akhir pemulangan gelombang I dari Jeddah ke tanah air
  19. 16 Juni 2026 / 1 Muharram 1448 Hijriah: Tahun Baru Hijriah 1448 H
  20. 16 Juni 2026 / 1 Muharram 1448 Hijriah: Awal pemulangan gelombang II dari Madinah ke tanah air
  21. 16 Juni 2026 / 1 Muharram 1448 Hijriah: Awal kedatangan gelombang II di tanah air
  22. 21 Juni 2026 / 6 Muharram 1448 Hijriah: Akhir pemberangkatan gelombang II dari Makkah ke Madinah
  23. 30 Juni 2026 / 15 Muharram 1448 Hijriah: Akhir pemulangan gelombang II dari Madinah ke tanah air
  24. 1 Juli 2026 / 16 Muharram 1448 Hijriah: Akhir kedatangan gelombang II di tanah air

Selain jadwal, pemerintah Arab Saudi juga menetapkan aturan baru untuk penyelenggaraan ibadah haji 2026. Menurut informasi, akan ada sanksi tegas bagi pelanggaran visa kunjungan yang berkaitan dengan pelaksanaan haji tanpa izin resmi. Denda hingga 100.000 riyal Saudi dapat dikenakan kepada siapapun yang mengajukan visa kunjungan untuk seseorang yang mencoba melaksanakan haji tanpa izin, atau memasuki dan tinggal di Makkah serta kawasan suci pada periode tertentu. Ketentuan ini berlaku mulai hari pertama Dzulqa'dah (19 April) hingga hari ke-14, sebagai upaya memperketat pengawasan dan kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Gelang haji 2026 dirancang bukan hanya sebagai alat identifikasi, tetapi juga sebagai simbol kepatuhan terhadap prosedur yang ketat. Data lengkap yang tercantum di gelang membantu petugas di tanah suci untuk memverifikasi identitas jemaah secara cepat, mengurangi risiko kehilangan atau kesalahan. Sementara itu, jadwal yang terperinci memungkinkan jemaah dan pendamping untuk mempersiapkan perjalanan dengan lebih baik, mengetahui kapan harus berada di tempat tertentu atau menunggu di bandara. Aturan baru mengenai visa kunjungan menambah lapisan keamanan, memastikan bahwa hanya jemaah yang memiliki izin resmi yang dapat melaksanakan ibadah haji. Dengan semua elemen ini, musim haji 2026 diharapkan dapat berjalan lebih teratur dan aman bagi semua pihak yang terlibat.

Gelang Haji 2026Identifikasi JemaahKemenhajVisa KunjunganJadwal IbadahKeamanan MakkahSanksi VisaRencana Ibadah

Komentar

Memuat komentar...