Gelombang Kelvin Mendorong Hujan Intens di Sumatera Selatan
Gambar atau konten salah?
Potensi hujan di wilayah Sumatera Selatan diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan. Gelombang Kelvin yang aktif pada 16 Juni 2026 menjadi penyebab utama kenaikan curah hujan, menurut analisis dinamika atmosfer BMKG.
“Gelombang Kelvin diprediksi aktif di wilayah Sumsel pada periode 16 Juni 2026, sehingga mengindikasikan terdapat potensi peningkatan curah hujan sepekan ke depan,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Siswanto, Minggu (14 Juni 2026).
Selain itu, pola konvergensi dan belokan angin di sekitar Sumsel mendukung terbentuknya awan konvektif, yang menjadi pemicu hujan. “Dengan adanya faktor-faktor tersebut, potensi hujan di Sumsel diprakirakan meningkat hingga beberapa hari mendatang,” tambahnya.
Untuk periode 14–16 Juni 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi terjadi pada siang hingga malam hari di seluruh wilayah Sumsel. “Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Selatan, OKU Timur, Muara Enim, Lahat, Pagar Alam, Empat Lawang, Prabumulih, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Musi Banyuasin, Banyuasin, Palembang, Ogan Ilir, dan Ogan Komering Ilir (OKI),” jelasnya.
Periode 17–21 Juni 2026 menunjukkan potensi hujan mulai berkurang. Namun, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi secara sporadis atau lokal pada siang hingga malam hari. “Daerah yang masih berpotensi mengalami hujan pada periode tersebut antara lain OKU Timur, OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Palembang, Muba, Muara Enim, PALI, Mura, dan Muratara,” ungkapnya.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. “Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat,” tukasnya.
Secara keseluruhan, prediksi cuaca Sumsel menandai periode hujan yang cukup intens pada akhir bulan Juni, dengan potensi hujan lebat di banyak daerah dan kemungkinan hujan ringan di beberapa wilayah pada akhir periode. Ini menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap perubahan cuaca yang cepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kemarau Sumsel Mundur ke Agustus-September, BMKG Peringat Karhutla
Polda Lampung Kirim 16.000 Liter Air ke Pesawaran Dua Dusun
Bupati Muba Tegaskan Waspada Karhutla Musim Kemarau 2026
Karhutla Sumsel 305,4 Ha, Muara Enim Paling Besar Tahun Ini
Karhutla 2 Ha Terbakar di Ogan Ilir, 18 Juni 2026 Hari
Apel Kamtibmas Lubuklinggau 18 Juni: Komitmen Keamanan
Berita Terbaru
Bali: 19 Juni 2026 Hari Sukra Paing Dunggulan, Kalender Bali
Tuchel Menang 4-2 vs Kroasia, Fotografer Tutupi Pandangannya
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat 19 Juni 2026, Pagi Kuat
Owner's Meeting I.League: Rencana Kompetisi Championship 2026/27
Sholat Lima Waktu: Ibadah Pokok Harus Dipenuhi Muslim
Denpasar Diberi Jadwal Salat Minggu 19 Juni 2026 Tiap Hari
Jawa Timur 19 Juni: Cuaca Beragam, Waspada Hujan Lebat
Ceko-Afrikas Selatan Imbang 1-1 di Piala Dunia 2026
32 KK Longsor Cisarua Masih Kontrakan, Bantu Sewa Rp172,8 Jt
Pelita Jaya Siap Hadapi Bogor Hornbills di Final IBL 2026
