Gen Z Mulai Investasi Digital dengan Modal Kecil Hari Ini

Dedi S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Gen Z Mulai Investasi Digital dengan Modal Kecil Hari Ini

Gambar atau konten salah?

Investasi kini semakin dekat dengan generasi Z. Dengan akses digital yang mudah, banyak anak muda mulai belajar mengelola keuangan sejak dini, meski modalnya terbatas. Salah satu Gen Z, Wiyana, mengaku mulai mengenal investasi dari hal yang sederhana. Ia memanfaatkan aplikasi digital untuk mencoba reksa dana dengan modal kecil.

“Awalnya cuma coba‑coba pakai uang jajan. Nominalnya kecil, tapi dari situ jadi belajar cara kerja investasi dan mulai kebiasa,” ujarnya, 22 April 2026. Menurut Wiyana, langkah paling penting adalah berani memulai. Ia menilai banyak anak muda yang sebenarnya sudah tertarik, tetapi sering menunda karena merasa belum punya cukup uang.

“Padahal nggak harus langsung besar. Mulai dari Rp 50 ribu juga udah bisa. Yang penting rutin, karena lama‑lama akan terasa hasilnya,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa investasi membantunya lebih disiplin dalam mengatur keuangan. Dengan menyisihkan sebagian uang secara berkala, ia jadi lebih bijak dalam membedakan kebutuhan dan keinginan.

“Secara nggak langsung, kita jadi mikir dua kali sebelum belanja yang nggak perlu,” tambahnya. Sementara itu, Gen Z lainnya, Fauzan, menekankan pentingnya memahami tujuan sebelum mulai berinvestasi. Ia menyebut bahwa setiap orang harus punya arah yang jelas agar tidak mudah panik ketika kondisi pasar berubah.

“Kalau kita tahu tujuannya untuk jangka panjang, kita jadi lebih tenang walaupun nilainya naik turun. Tentu usahain juga buat konsisten,” jelasnya. Fauzan mengaku dirinya memilih instrumen investasi yang cenderung stabil karena ingin fokus pada hasil jangka panjang. Ia juga aktif mencari informasi sebelum memutuskan untuk berinvestasi.

“Sekarang banyak banget sumber belajar, tinggal kitanya mau cari atau nggak. Jangan sampai ikut‑ikutan tren tanpa paham risikonya. Kalau saya sendiri memilih emas digital,” tuturnya. Menurutnya, salah satu kesalahan yang sering dilakukan Gen Z adalah terlalu mudah tergiur dengan iming‑iming keuntungan besar dalam waktu singkat. Padahal, setiap investasi pasti memiliki risiko yang perlu dipahami.

“Kalau ada yang bilang bisa cepat kaya tanpa risiko, itu harus dipertanyakan. Lebih baik pelan tapi jelas,” tegasnya. Baik Wiyana maupun Fauzan sepakat bahwa konsistensi menjadi kunci utama dalam investasi. Mereka menilai bahwa kebiasaan menyisihkan uang secara rutin jauh lebih penting dibandingkan menunggu memiliki dana besar tetapi tidak pernah benar-benar memulai.

Kesadaran akan pentingnya disiplin dan tujuan jangka panjang tampak menjadi pola pikir yang umum di kalangan Gen Z. Mereka memilih instrumen yang stabil, memanfaatkan teknologi, dan menekankan perlunya pemahaman risiko sebelum berinvestasi. Dengan pendekatan ini, generasi muda dapat menanamkan kebiasaan menabung dan berinvestasi sejak usia muda, menyiapkan fondasi keuangan yang lebih kuat di masa depan.

Generasi Zinvestasireksa danamodal kecildisiplin keuangantujuan jangka panjangrisikokonsistensi

Komentar

Memuat komentar...