Getaci Tol Gagal, Fokus Dana ke Bendungan Cibeet & Cijurey

Putri N. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Getaci Tol Gagal, Fokus Dana ke Bendungan Cibeet & Cijurey

Gambar atau konten salah?

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengungkapkan kondisi proyek tol Gedebage‑Tasikmalaya‑Cilacap (Getaci) yang masih belum terwujud. Proyek ini direncanakan sepanjang 206,65 km, namun hingga kini belum ada investor yang tertarik.

“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan itu nggak banyak minatnya ya biasanya kan itu karena traffic‑nya kurang,” ujar Dody saat ditemui wartawan di Kantor Kementerian PU pada 10 April 2026.

Menurutnya, proyeksi traffic yang tidak menarik menjadi alasan utama lemahnya minat swasta. Pemerintah biasanya akan menambah dana konstruksi (chip in) untuk memikat investor, namun hal ini tidak dapat dilakukan karena keterbatasan anggaran.

“Kalau trafiknya kurang kan supaya tetap menarik kan pemerintah chip in. Dengan kemudian keterbatasan anggaran hari ini chip in‑nya pemerintah akhirnya dipinggirkan,” jelas Dody.

Alih‑alih menyalurkan dana ke proyek tol Getaci, Kementerian PU kini memfokuskan anggaran pada pembangunan proyek prioritas lainnya. Salah satunya adalah percepatan konstruksi Bendungan Cibeet dan Bendungan Cijurey, yang diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di Kabupaten Bogor, Karawang, dan Bekasi.

“Apakah lebih baik kita misalnya chip in di Getaci atau kita percepat Cibeet dan Cijurey supaya Karawang dan Bekasi itu nggak banjir lagi ke depannya,” tanya Dody.

Dalam rencana tersebut, pembangunan kedua bendungan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap mulai 2027 hingga 2028. Dengan demikian, risiko banjir di wilayah sekitar dapat ditekan.

“Saya sih berharap bisa selesai paling nggak 2027‑2028 ya. Karena dengan mata kepala saya sendiri melihat, kalau itu nggak segera diselesaikan saya khawatir Karawang dan Bekasi banjir lagi ke depannya. Jadi paling nggak selesai 2027 dan sisanya 2028,” paparnya.

Proyek tol Getaci telah masuk Program Strategis Nasional (PSN) sejak 2020. Sebelumnya, proyek tol tersebut sempat beberapa kali gagal lelang dan kini sedang dalam tahap review sebelum dilelang kembali.

Selain Getaci, tol Gilimanuk‑Mengwi di Bali juga menjadi salah satu warisan PSN Jokowi yang kini masuk ke proyek strategis Prabowo. Tol sepanjang 96,84 kilometer memerlukan investasi sebesar Rp 25,4 triliun. Saat ini, tol Gilimanuk‑Mengwi masih dalam tahap review ulang sebelum akhirnya dilelangkan.

Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, menegaskan bahwa belum ada pihak yang mau lelang proyek-proyek tersebut. “KPBU kita belum ada yang mau lelang kan ya. Kita lagi siapin semuanya kayak Getaci, Gilimanuk‑Mengwi, sedang kita siapkan semuanya,” ujarnya pada 19 August 2025.

Proyek tol Getaci masih menunggu investor, sementara pemerintah memfokuskan dana pada proyek bendungan untuk mengurangi banjir di wilayah Karawang dan Bekasi. Dengan langkah ini, diharapkan risiko banjir dapat ditekan dan pembangunan infrastruktur dapat berjalan lebih lancar di masa depan.

Proyek tol GetaciPekerjaan UmumBendungan CibeetBendungan CijureyKarawangBekasiProgram Strategis Nasional

Komentar

Memuat komentar...