Gresik Phonska Plus Masuk Grand Final Proliga 2026

Arif S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Gresik Phonska Plus Masuk Grand Final Proliga 2026

Gambar atau konten salah?

Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia berhasil masuk ke Grand Final Proliga 2026 setelah mengalahkan Jakarta Electric PLN 3‑1. Pertandingan Final Four berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang, pada Kamis 16 April 2026. Meski kemenangan itu datang setelah laga yang ketat, Gresik Phonska menunjukkan ketahanan di setiap set.

Set pertama dimulai dengan Electric PLN yang memimpin 5‑1. Namun, Gresik Phonska segera menutup selisih dengan memimpin 14‑11. Pelatih Alessandro Lodi menjaga tekanan, dan timnya menutup set pertama 25‑18. Skor ini memberi Gresik Phonska keunggulan psikologis di set berikutnya.

Gresik Phonska memulai set kedua dengan dominasi. Electric PLN mencoba mengejar, namun Gresik tetap unggul 21‑16. Pada akhir set, Gresik menutup dengan 25‑21. Set ini menunjukkan kemampuan Gresik dalam memanfaatkan kesalahan servis lawan.

Set ketiga menjadi arena perlawanan. Electric PLN memulai agresif, menambah keunggulan hingga 21‑14. Gresik Phonska tidak tinggal diam, namun akhirnya kalah 25‑18. Skor ini memperkecil selisih menjadi 1‑2.

Set keempat menjadi pembalasan. Gresik Phonska memanfaatkan technical time out pertama untuk memimpin 8‑7. Kemudian, mereka memperluas keunggulan menjadi 19‑11. Electric PLN mencoba mengejar, tetapi Gresik tetap kuat. Akhir set, Gresik menutup 25‑18, menegaskan kemenangan 3‑1.

Setelah pertandingan, Alessandro Lodi mengapresiasi performa pemainnya. Ia menekankan pentingnya kemenangan di dua set pertama. “Secara ideal, kami memang menargetkan kemenangan di dua set pertama agar bisa langsung mengamankan tiket ke Grand Final. Alhamdulillah, itu bisa tercapai,” ujarnya.

Anantachai Yoonprathom, perwakilan Electric PLN, menilai kekalahan timnya dipengaruhi faktor mental. Ia menyatakan, “Kualitas receive lawan yang solid juga membuat kami kesulitan mengembangkan permainan. Hal itu akan menjadi bahan evaluasi penting kami jelang laga berikutnya pada Sabtu nanti.”

Gresik Phonska menunjukkan konsistensi di setiap set, memanfaatkan keunggulan servis dan block. Setiap kali Electric PLN mencoba mengejar, Gresik menutup selisih dengan spike keras. Performa ini menegaskan strategi pelatih Alessandro Lodi yang menargetkan dominasi awal.

Electric PLN, meski kalah, menunjukkan potensi ketika memimpin. Namun, kesalahan servis dan kurangnya stabilitas mental menjadi faktor penentu. Perwakilan tim menekankan evaluasi penting sebelum laga berikutnya.

Dengan kemenangan ini, Gresik Phonska melangkah ke Grand Final Proliga 2026. Pertandingan ini menandai pencapaian penting bagi klub, sekaligus menegaskan bahwa strategi awal dapat membawa kemenangan. Kemenangan ini juga menyoroti pentingnya kestabilan mental dan konsistensi di lapangan.

Gresik PhonskaGrand Final Proliga 2026Jakarta Electric PLNAlessandro LodiGOR Jatidiridominasimentalservis

Komentar

Memuat komentar...