Gunung Semeru Letus Pagi, Kolom Abu 1.000m, 13 km Peringatan
Gambar atau konten salah?
Gunung Semeru, yang terletak di Lumajang, Jawa Timur, kembali mengeluarkan letusan pagi ini. Status gunung masih Level III atau Siaga.
Menurut laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, dua erupsi terjadi antara pukul 05.00 WIB dan 07.30 WIB. Setiap letusan menimbulkan kolom abu setinggi ± 1.000 meter di atas puncak, setara dengan 4.676 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna kelabu, memiliki intensitas tebal, dan mengarah ke barat.
Rekaman seismograf menunjukkan amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi 118 detik.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, menyatakan, “Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak,” dalam laporan tertulis yang diterima pada Kamis (23 April 2026).
Yadi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak. Ia juga menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi awan panas susulan, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak Semeru.
“Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di radius 13 kilometer dari puncak,” pungkas Yadi.
Dengan peringatan ini, warga di sekitar Semeru tetap harus menjaga jarak dan memantau perkembangan aktivitas gunung, karena letusan ini menegaskan kembali risiko yang ada di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Jadwal Sholat Jawa Timur 04 Juni 2026: Subuh Paling Awal
Kemensos Atensi Rp284,8 Juta Ke 126 Penerima Tulungagung
Berita Terbaru
Kebakaran 4 Ha di Bangka Barat Padam dalam 1 Jam pada 3 Juni
Khutbah Jumat Akhir Tahun: Refleksi dan Muhasabah 1447 H
Curacao masuk Piala Dunia 2026, Chong satu pemain asli
Beasiswa AGRTPS 2026: 5 Slot Buka, Pendaftaran Hingga 18 Juni
BGN Digeledah, Pimpinan Baru Fokus Perbaikan Tata Kelola
AS Pasang Tarif 10‑12,5% ke Barang Indonesia dan 59 Negara
