Gunung Semeru Tera, 8 Erupsi Luncur Lava 1,5 km dalam jam
Gambar atau konten salah?
Aktivitas Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali meningkat pada Selasa (05 Mei 2026) dini hari. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini tercatat mengalami delapan kali erupsi sejak tengah malam hingga pagi, disertai luncuran lava pijar sejauh 1,5 kilometer.
Hingga kini, status Gunung Semeru masih berada di level 3 atau siaga. Erupsi berupa luncuran lava pijar terjadi dengan jarak luncur hingga 1.500 meter dari puncak kawah menuju kawasan Besuk Kobokan.
"Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 1.500 meter mengarah ke Besuk Kobokan," ujar Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Liswanto dalam laporan tertulis yang diterima Selasa (05 Mei 2026).
Berdasarkan laporan petugas, tercatat delapan kali erupsi terjadi pada pukul 00.22 WIB, 00.53 WIB, 05.07 WIB, 05.12 WIB, 05.30 WIB, 05.45 WIB, 06.53 WIB, dan 07.53 WIB. Tinggi kolom abu terpantau bervariasi antara 600 hingga 900 meter di atas puncak dengan arah sebaran dominan ke selatan hingga barat daya. Kolom abu terlihat menyebar ke arah barat daya, menandakan aktivitas magma yang masih aktif.
Menurut petugas, jarak luncur lava pijar masih dalam radius aman dari pemukiman terdekat. Pemukiman dekat berada dalam radius 8 kilometer dari puncak kawah Gunung Semeru. Petugas mengimbau kepada warga agar tidak melakukan aktivitas sejauh 8 kilometer dari puncak Gunung Semeru. Selain itu, juga mewaspadai awan panas guguran dan lahar di sepanjang aliran yang berhulu dari Gunung Semeru. 'Kami menghimbau kepada warga agar tidak beraktivitas sejauh 8 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi awan panas serta banjir lahar,' pungkas Liswanto. Petugas juga menekankan pentingnya mengikuti petunjuk evakuasi jika diperlukan.
Dengan delapan erupsi dalam beberapa jam, lava pijar menembus 1,5 kilometer, dan kolom abu mencapai 900 meter, pemerintah tetap menegaskan bahwa jarak aman masih 8 kilometer. Warga di sekitar Semeru diingatkan untuk menjauhi area tersebut dan waspada terhadap potensi lahar. Sementara itu, tim pemantau terus mengawasi kondisi kawah dan mengupdate publik secara berkala.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Cuaca Berawan Surabaya Hari Ini, Suhu 24-34°C Kelembapan
Surabaya Tampilkan Jadwal Sholat Lengkap 4 Juni 2026
Kebijakan Baru Pemerintah Mengurangi Plastik Sekali
Gudang Semen Terbakar di Nganjuk, Tidak Ada Korban Jiwa
Berita Terbaru
Surabaya Target 250 Medali Emas Porprov Jatim 2027
Hanya 8 Tim Piala Dunia 2026 Punya Pemain Lokal, 310 Luar Negeri
SPMB Jakarta 2026: Daftar Sekolah dengan Skor UTBK 2022
KAI Butuh Rp1,2 Triliun & 8.000 Petugas Perlintasan Sebidang
Dolar AS Beruat Rp 18.000, Rupiah Terdampak Kuat Pada Hari
PPPK Boleh Dapat Gaji ke-13 2026, Besar Sesuai Masa Kerja
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
