Gus Ipul Pimpin Persiapan Muktamar NU 2026, Lokasi Belum

Putri N. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Gus Ipul Pimpin Persiapan Muktamar NU 2026, Lokasi Belum

Gambar atau konten salah?

Persiapan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 sudah berjalan dengan langkah‑langkah konkret. Pada 29 Maret 2026, Gus Ipul mengunjungi Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek dan menyampaikan perkembangan panitia inti. “Panitia inti (muktamar) sudah dibentuk. Insyaallah sebelum muktamar nanti akan diselenggarakan konferensi besar dan munas alim ulama,” kata Gus Ipul saat berkunjung di Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Minggu (29/3/2026).

Panitia inti yang dibentuk bertugas menyiapkan semua kegiatan pendahuluan, mulai dari konferensi besar (konbes) hingga musyawarah nasional (munas) alim ulama. Struktur panitia masih dalam proses penyusunan agenda, namun sudah ada kerangka kerja yang jelas. Gus Ipul, yang juga menjabat Menteri Sosial, dipercaya sebagai ketua panitia sekaligus memimpin konbes dan munas.

“Dan saya kebetulan dipercaya selaku ketua panitia konferensi besar dan munas alim ulama sekaligus nanti ketua panitia muktamar,” imbuh pria yang juga menjabat Menteri Sosial itu. Dengan posisi ganda ini, Gus Ipul diharapkan dapat menjaga kesinambungan antara perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan.

Selain Gus Ipul, beberapa tokoh NU juga telah diangkat ke posisi strategis. Katib Am PBNU menjadi anggota Steering Committee (SC) atau panitia pengarah, sementara Mohammad Nuh ditunjuk sebagai sekretaris SC. Untuk pelaksana, Amin Said Husni dipercaya sebagai sekretaris Organizing Committee (OC). Semua peran ini dirancang untuk memastikan koordinasi yang lancar antara perencanaan dan pelaksanaan.

Jadwal pelaksanaan Muktamar diproyeksikan pada pertengahan tahun, yakni antara Juli hingga Agustus 2026. “Sekarang kita lagi persiapan untuk melengkapi struktur kepanitiaan. Setelah itu kita akan menyusun materi untuk konbes dan munas sekaligus ini dijadikan materi untuk muktamar,” tandasnya. Dengan jadwal ini, panitia masih memiliki waktu untuk menyempurnakan materi dan logistik.

Meski tanggal sudah terdefinisi, lokasi penyelenggaraan masih belum diputuskan. “Belum, belum dirapatkan, belum diputuskan. Yang mengusulkan banyak tapi tentu nanti akan diputuskan melalui rapat,” kata Gus Ipul saat berkunjung di Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Minggu (29/3/2026). Usulan lokasi masih banyak, dan keputusan akhir akan diambil melalui rapat internal PBNU.

Gus Ipul juga membuka peluang bagi kader terbaik NU untuk mencalonkan diri sebagai ketua umum PBNU. “Ya, semuanya bisa, siapapun boleh. Tapi yang menentukan kan nanti kita muktamirin, kalau memenuhi syarat kan,” tandas pria yang juga menjabat sebagai menteri sosial itu. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan para muktamirin.

Meski memberikan ruang bagi kader lain, Gus Ipul secara pribadi menolak untuk maju sebagai calon ketua umum. “Potongan saya pantas apa enggak? Banyak yang lain lah saya. Enggak ada potongan saya jadi ketua umum,” ujar Gus Ipul saat berkunjung di Pendapa Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Minggu (29/3/2026). Pernyataan ini menunjukkan sikap rendah hati dan kepercayaan pada kemampuan kolega.

Selain pernyataan verbal, sebuah video berdurasi 20 detik juga dirilis. Video tersebut berjudul “Video: Gus Ipul Buka Suara Usai Kabar Rotasi dari Sekjen PBNU” dan menampilkan Gus Ipul menjelaskan peranannya dalam panitia. Video ini diunggah sebagai bagian dari upaya transparansi dan komunikasi kepada publik.

Dengan struktur yang sudah terbentuk, peran tokoh yang jelas, dan jadwal yang terdefinisi, persiapan Muktamar NU 2026 tampak terarah. Meski lokasi masih belum final, langkah-langkah yang diambil menunjukkan komitmen PBNU untuk menyelenggarakan forum tertinggi dengan persiapan yang matang. Keterlibatan kader, transparansi keputusan, dan koordinasi antarpanitia menjadi kunci utama menuju Muktamar yang sukses pada tahun 2026.

Muktamar NU 2026Gus IpulPBNUKonbesMunasPanitia intiLokasi penyelenggaraan

Komentar

Memuat komentar...