Gus Salam Siap Jadi Caketum PBNU, Harap Muktamar Mandiri
Gambar atau konten salah?
Eks Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), mengumumkan kesiapannya untuk maju sebagai Caketum PBNU pada Muktamar Agustus yang akan datang. Ia menyatakan telah bertemu lebih dari dua ratus pemilik suara di PBNU 2026 dan meminta restu mereka.
Gus Salam menjelaskan bahwa ia telah berkeliling ke ratusan PCNU dan PWNU di seluruh Indonesia. “Saya telah berkeliling ke ratusan PCNU, termasuk PWNU se Indonesia. Hampir 40 persen telah saya temui, termasuk 120 PCNU dan PW se Jawa. Alhamdulillah semua responsnya baik,” kata Gus Salam saat bertemu awakmedia di Surabaya, 3 Juni 2026.
Menurutnya, mayoritas pengurus PCNU dan PWNU yang ia temui mengungkapkan keinginan untuk perubahan di tubuh PBNU. “Mayoritas semuanya menyatakan ingin perubahan di tubuh PBNU yang kita ketahui tidak solid,” tambahnya.
Ketika ditanya apakah 40 persen PCNU dan PWNU tersebut sudah menyatakan dukungan secara resmi, Gus Salam menjawab bahwa hasil akhir akan terlihat setelah Munas dan Konbes NU akhir Juni. “Ya dalamnya hati kita nggak tahu ya, tapi mayoritas pengurus PCNU, PWNU yang saya temui mulai di Jawa, Sulawesi, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Banten, Lampung menyatakan ingin adanya perubahan di PBNU,” jawabnya.
Ia juga membawa berbagai konsep perbaikan saat bertemu pengurus-pengurus PCNU dan PWNU. “Harus kita akui, kalau NU di Jawa itu sudah mandiri, tapi realita di luar Jawa, PCNU dan PWNU perlu pendampingan seharusnya dari PBNU, tapi nyatanya tidak dilakukan,” tambahnya.
Gus Salam berharap PBNU dapat menggelar Muktamar secara mandiri dan tanpa intervensi pihak luar yang membawa misi di luar urusan NU. “Kami usul muktamar mandiri yang independen. Mandiri dalam pembiayaan perhelatan, independen dari intervensi siapapun khususnya eksternal. Dengan ini kami harap pengurus PBNU yang nanti akan terpilih yang baik secara integritas, organisasi semakom solid, dan transparan,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas PBNU menjelang Munas dan Konbes serta Muktamar. “Kami juga ingin PBNU menjaga soliditas, kami harap menjelang Munas Konbes dan Muktamar ini, mohon masing-masing pihak menurunkan egonya. Saling kerjasama agar perhelatan ini bisa berjalan baik dan menjadi pestanya warga NU. Jangan diwarnai dengan kepentingan yang nggak ada kaitannya pengembangan jamiyyah NU,” tandasnya.
Gus Salam menutup pernyataannya dengan harapan bahwa PBNU dapat memimpin perhelatan penting ini dengan integritas, transparansi, dan semangat kebersamaan, sehingga seluruh anggota NU dapat merasakan manfaat nyata dari perubahan yang diusulkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
