Hantavirus Kembali Menyebar: Cara Praktis Pencegahannya
Gambar atau konten salah?
Palembang, 18 Mei 2026 – Hantavirus kembali menjadi perhatian publik setelah beberapa kasus dilaporkan terjadi di berbagai belahan dunia. Virus ini tergolong berbahaya karena tingkat kematiannya yang tinggi, namun seringkali tidak disadari keberadaannya di lingkungan sekitar kita.
Memahami cara pencegahannya menjadi langkah paling penting mengingat hingga kini belum ada vaksin maupun obat spesifik yang tersedia. Dilansir dari laman Primaya Hospital, Hantavirus adalah virus zoonotik yang ditularkan dari hewan ke manusia, dengan tikus sebagai reservoir utamanya. Masyarakat perlu diwaspadai, tikus bisa membawa dan menyebarkan virus ini tanpa menunjukkan gejala sakit sama sekali.
Berikut penjelasan lengkap tentang cara efektif mencegah penularan Hantavirus.
Kenali Cara Penularan Hantavirus
Sebelum membahas pencegahannya, penting untuk memahami bagaimana virus ini bisa menular. Penularan Hantavirus umumnya terjadi melalui tiga cara utama.
1. Inhalasi partikel – Menghirup partikel virus yang berasal dari kotoran, urin, atau air liur tikus yang telah mengering dan beterbangan di udara, terutama saat menyapu atau membersihkan ruangan yang menjadi sarang tikus.
2. Kontak tidak langsung – Menyentuh benda yang terkontaminasi virus lalu tidak sengaja menyentuh hidung atau mulut.
3. Gigitan tikus – Tergigit tikus yang terinfeksi, meski cara ini tergolong jarang terjadi.
Gejala Hantavirus baru muncul dalam 1–8 pekan setelah paparan dan sering menyerupai flu biasa. Mulai dari demam, nyeri otot hebat, hingga sesak napas yang kian memburuk pada fase kritis. Jika tidak mendapat perawatan intensif, kondisi pasien bisa memburuk dan berakibat fatal dalam 24–48 jam.
Cara Mencegah Penularan Hantavirus
Berikut tiga metode utama pencegahan Hantavirus yang dikenal dengan Seal Up, Trap Up, dan Clean Up.
1. Seal Up (Rapatkan)
Langkah pertama adalah menutup semua akses masuk tikus ke dalam rumah. Cari dan tutup lubang atau celah sekecil apapun di dinding, lantai, maupun atap rumah karena tikus bisa masuk lewat celah sekecil diameter pensil. Simpan makanan dalam wadah plastik tebal, logam, atau kaca yang tertutup rapat, segera bersihkan makanan yang tumpah, dan simpan sampah dalam wadah tertutup agar tidak menjadi daya tarik bagi tikus.
2. Trap Up (Perangkap)
Pemasangan perangkap tikus di sekitar rumah atau tempat kerja efektif menekan populasi rodensia. Jika menggunakan umpan beracun, pastikan diletakkan di tempat yang tidak bisa dijangkau anak-anak maupun hewan peliharaan, dan periksa setiap minggu selama minimal 15 hari.
3. Clean Up (Bersihkan)
Langkah ini sering keliru dipraktikkan. Hindari menyapu atau menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkan kotoran tikus karena justru bisa membuat partikel virus beterbangan di udara. Cara yang benar adalah menyemprot kotoran, sarang, atau bangkai tikus dengan larutan pemutih atau desinfektan, diamkan 5–10 menit, lalu lap dengan tisu dan masukkan ke kantong plastik ganda sebelum dibuang. Setelahnya, cuci tangan hingga bersih.
Pencegahan menjadi satu-satunya perlindungan paling efektif mengingat belum tersedia vaksin untuk Hantavirus. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara konsisten, risiko terpapar virus berbahaya ini dapat diminimalkan secara signifikan.
Artikel ini ditulis oleh Widia Ardhana, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker.
Hantavirus tetap menjadi ancaman tersembunyi yang memerlukan kewaspadaan. Meskipun tidak terlihat, tikus dapat menyebarkan virus ini tanpa gejala, sehingga upaya pencegahan rumah tangga menjadi kunci utama. Dengan menutup celah, mengamankan makanan, dan membersihkan lingkungan secara benar, kita dapat mengurangi risiko penularan. Kesehatan masyarakat akan lebih terjaga bila setiap rumah menerapkan tiga prinsip: Seal Up, Trap Up, dan Clean Up.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Cek Bansos PKH Tahap 3 Mulai 20 Juli, Siapkan NIK
Wapres Cek PSEL Palembang, Sorot Dampak Lalu Lintas Sampah
GoldenEye Kembali Malam Ini, Film Bond Perdana Brosnan
Kapolres Muba Tinjau Titik Longsor, Minta Warga Alih Jalur
Harga Emas Antam Turun Rp2.000 per Gram
Gibran Tinjau Jembatan Musi V, Progres Capai 91,21 Persen
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
