HAP Bobot Sapi Naik Rp59k, Harga Daging Tetap Stabil
Gambar atau konten salah?
Pemerintah menyesuaikan Harga Acuan Penjualan (HAP) untuk bobot hidup sapi. Penyesuaian ini dipicu oleh dampak geopolitik global yang memengaruhi impor komoditas, termasuk daging sapi dan kerbau.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa HAP bobot sapi hidup yang sebelumnya Rp 58.000 per kilogram kini menjadi sekitar Rp 59.000 per kilogram.
Zulhas menjelaskan: “Itu ada penyesuaian kira-kira seribu rupiah lebih per kilonya sapi hidup. Dari Rp 58.000 menjadi Rp 59.000 sekian,” ujar Zulhas usai Rapat Koordinasi di Graha Mandiri, Jakarta, Rabu (22 April 2026).
Walaupun ada penyesuaian HAP, Zulhas menegaskan harga daging sapi di pasar tetap relatif stabil dan belum ada perubahan signifikan.
Ia menambahkan bahwa harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp 130.000 hingga Rp 140.000 per kilogram, masih sesuai batas pemerintah.
Zulhas juga berkata: “Nah yang lainnya tetap, masih dalam harga eceran tertinggi. Misalnya harga di pasar, harga daging sapi itu kan antara Rp 130.000 maksimal Rp 140.000 masih dalam kisaran HEat. Jadi itu masih tidak ada perubahan apapun,” terang Zulhas.
Dengan penyesuaian ini, pemerintah berharap harga tetap terjaga dan tidak menimbulkan lonjakan yang signifikan di pasar konsumen.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI: Standalone Market Bukan Kategori Terendah MSCI
IHSG Anjlok 10,76%, Rupiah Tembus 18.000 Usai MSCI Umumkan Downgrade
BEI Kaget MSCI Umumkan Potensi Status Baru Lebih Cepat dari Jadwal
IHSG Melemah, Investor Asing Jual Rp 2,92 Triliun
Menkeu: Riset Jerman Buktikan MSCI Tak Selalu Benar
Airlangga Kaget MSCI Umumkan Lebih Cepat soal Status Pasar Modal RI
