Harga LPG Non‑Subsidis Surabaya Naik, LPG 3 kg Tetap Stabilis

Guntur P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 70 dibaca
Bisik.id
Harga LPG Non‑Subsidis Surabaya Naik, LPG 3 kg Tetap Stabilis

Gambar atau konten salah?

Per 18 April 2026, harga LPG non‑subsidinya di Surabaya sudah berubah. Tabung Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg mengalami penyesuaian, sementara LPG 3 kg tetap stabil.

Perbedaan sistem penentuan harga antara LPG subsidi dan non‑subsidinya sudah lama diketahui. Pemerintah menegaskan bahwa LPG 12 kg memang ditujukan untuk kelompok mampu.

Berikut rincian harga terbaru di Pulau Jawa. Bright Gas 5,5 kg kini berada di kisaran Rp 100.000 – Rp 134.000 per tabung. Bright Gas 12 kg berada di kisaran Rp 220.000 – Rp 265.000 per tabung. Harga LPG 3 kg masih tidak naik di lapangan.

Di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Bright Gas 12 kg adalah Rp 228.000 dan Bright Gas 5 kg adalah Rp 107.000. Harga ini berlaku di wilayah dengan radius 60 km dari SPBE. Untuk wilayah di luar radius tersebut, harga jual ditambah biaya distribusi dengan tarif wajar. Harga ex‑agen sudah termasuk margin agen, PPN, dan PPh sesuai ketentuan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, mengatakan harga LPG non‑subsidinya 5 kg dan 12 kg bisa turun asalkan harga dunia juga turun. Ia menekankan bahwa kenaikan LPG non‑subsidinya mengikuti harga pasar.

"Pasti (turun). Jadi kan ada formulasinya. Dulunya itu kan pakai harga Saudi Aramco. Jadi kalau harga dunia turun, dia pasti turun juga. Kalau harga dunia naik, ya naik," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20 April 2026).

Bahlil menjelaskan bahwa LPG 3 kg tidak naik karena pemerintah memberikan subsidi. "Sementara untuk LPG subsidi yang 3 kg tidak naik. Hal ini kata Bahlil karena pemerintah memberikan subsidi kepada LPG 3 kg. Sehingga harganya diatur oleh pemerintah hanya LPG 3 kg," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa LPG di atas 3 kg tidak disubsidi. "Sementara yang di atas 3 kilogram, itulah LPG yang tidak disubsidi. Nah, khusus untuk LPG yang disubsidi, stok kita di atas standar minimum nasional, dan harganya tidak ada kenaikan," jelas Bahlil.

Dengan penyesuaian harga ini, konsumen di Surabaya dan Pulau Jawa dapat mengantisipasi perubahan biaya energi. Harga Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg kini lebih tinggi, sedangkan LPG 3 kg tetap terjaga di bawah subsidi pemerintah. Kenaikan atau penurunan harga LPG non‑subsidinya akan terus dipantau, tergantung pada dinamika harga minyak dunia dan kebijakan pemerintah.

LPG non‑subsidinyaBright GasHarga LPG 3 kgSurabayaPulau JawaKementerian ESDMBahlil Lahadalia

Komentar

Memuat komentar...