Harga Plastik Batam Naik 30% Karena Harga Minyak Dunia

Rizki W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 43 dibaca
Bisik.id
Harga Plastik Batam Naik 30% Karena Harga Minyak Dunia

Gambar atau konten salah?

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam mencatat kenaikan harga plastik di pasar mencapai sekitar 30 persen.

“Kalau terkait plastik itu dampaknya global. Karena bahan bakunya dari minyak, jadi ketika harga minyak dunia naik, plastik ikut terdampak,” kata Wahyu Daryatin, Selasa, 7 April 2026.

Kenaikan harga tidak merata untuk semua jenis plastik karena sangat beragam, mulai dari kemasan hingga kebutuhan industri lainnya. Namun, secara umum kenaikan berkisar di angka 30 persen.

Kenaikan harga paling terasa pada plastik kemasan yang digunakan dalam kebutuhan sehari‑hari, termasuk kemasan bahan pangan seperti beras. Di tingkat ritel, kenaikan harga disebut bisa lebih tinggi dibandingkan di tingkat distributor.

Meskipun harga mengalami kenaikan, Wahyu memastikan stok plastik di Batam masih dalam kondisi aman. Namun, pedagang mulai melakukan antisipasi terhadap potensi kenaikan harga lanjutan.

“Stok masih oke. Hanya pedagang mengantisipasi saat mereka harus membeli kembali dengan harga yang mungkin lebih tinggi,” ujarnya.

Selain plastik, Disperindag juga menyoroti kondisi pasokan minyak goreng di Batam yang mulai mengalami tekanan. Menurut Wahyu, kondisi ini juga dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat terkait distribusi dan kewajiban pemenuhan pasar domestik.

“Untuk minyak goreng, secara umum kebutuhan Batam masih terpenuhi. Tapi memang ada sedikit penurunan stok di lapangan,” katanya.

Ia menjelaskan Batam mendapatkan pasokan dari sejumlah produsen, baik lokal maupun dari luar daerah seperti Medan, Pekanbaru, dan Jakarta.

Meski stok dinilai masih aman dalam waktu dekat, harga minyak goreng premium di pasaran saat ini bervariasi karena tidak memiliki harga eceran tertinggi (HET).

“Harga minyak premium saat ini di kisaran Rp35 ribu sampai Rp45 ribu per liter. Itu tergantung pasar karena tidak diatur HET,” ujarnya.

Kenaikan harga plastik di Batam, dipicu kenaikan harga minyak dunia, menimbulkan dampak pada harga kemasan makanan. Meskipun stok masih aman, pedagang bersiap menghadapi kenaikan lebih lanjut. Sementara pasokan minyak goreng tetap mencukupi, harga premium masih berfluktuasi tanpa batasan HET.

harga plastikBatamminyak duniapasokan minyak gorengkenaikan hargadisperindagkebijakan pemerintahstok aman

Komentar

Memuat komentar...