Hari Kartini 21 April 2026 Tidak Jadi Tanggal Merah

Arif S. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 510 dibaca
Bisik.id
Hari Kartini 21 April 2026 Tidak Jadi Tanggal Merah

Gambar atau konten salah?

Di Indonesia, tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini setiap tahunnya. Peringatan ini menandai ulang tahun lahir Raden Ajeng Kartini, seorang pahlawan perempuan yang memperjuangkan hak perempuan pada masa penjajahan.

Namun, banyak orang masih bertanya apakah 21 April termasuk tanggal merah atau hari libur nasional. Tidak semua hari peringatan di Indonesia secara otomatis menjadi hari libur resmi. Oleh karena itu penting mengetahui statusnya di kalender nasional.

Hari Kartini diperingati setiap 21 April, bertepatan dengan hari lahir Kartini pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. Penetapan peringatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964, yang sekaligus mengukuhkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional.

Menurut Surat Keputusan Menteri (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, tanggal 21 April 2026 tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional. Dengan demikian, peringatan hari Kartini bukan merupakan hari libur resmi. Artinya, pada tanggal 21 April 2026 masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, karena peringatan ini tidak ditetapkan sebagai tanggal merah dalam kalender nasional.

Profil Raden Ajeng Kartini menunjukkan bahwa ia adalah sosok pahlawan perempuan Indonesia yang senantiasa berupaya mencapai kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Ia menggunakan pendidikan sebagai alat untuk memajukan bangsa. Kartini adalah putri seorang bangsawan bernama Raden Mas Sosroningrat dan menikah dengan wanita desa, yaitu Mas Ajeng Ngasirah. Suaminya, Raden Adipati Joyodiningrat, mengaruniakan seorang anak bernama Soesalit Djojoadhiningrat.

Bagi Kartini, pengetahuan menjadi cara untuk mencapai kebahagiaan. Ia berharap melalui pendidikan, pengembangan kecerdasan, dan karakter dapat dirasakan seluruh manusia, terutama perempuan. Menurut laman resmi Kemendikbud, pada awal abad ke-20, pendidikan perempuan di Indonesia baru dimulai. Saat itu, sudah terjadi perubahan-perubahan masyarakat yang bermula dengan perubahan pandangan bumiputera.

RA Kartini menjadi perempuan pertama yang mempelopori perkumpulan dan memajukan pendidikan perempuan. Ia banyak melakukan upaya untuk memajukan pendidikan khususnya bagi perempuan. Ia memulai dengan mengajarkan baca tulis, kerajinan tangan, dan memasak pada sebuah sekolah kecil. Gerbakan yang dilakukan Kartini dalam bidang pendidikan dan pengajaran membuahkan hasil yang baik. Ia berhasil mendirikan sekolah perempuan, organisasi perempuan, dan yang paling penting memajukan pendidikan perempuan.

Berikut daftar libur nasional dan cuti bersama yang masih tersisa pada tahun 2026, yang dapat dimanfaatkan untuk merencanakan liburan atau mengambil cuti.

  • 01 Mei 2026 – Hari Buruh Internasional
  • 14 Mei 2026 – Kenaikan Yesus Kristus
  • 27 Mei 2026 – Iduladha 1447 Hijriah
  • 31 Mei 2026 – Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE)
  • 01 Juni 2026 – Hari Lahir Pancasila
  • 16 Juni 2026 – 01 Muharam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
  • 17 Agustus 2026 – Proklamasi Kemerdekaan
  • 25 Agustus 2026 – Maulid Nabi Muhammad SAW
  • 25 Desember 2026 – Kelahiran Yesus Kristus (Natal)

Dan berikut cuti bersama pada tahun 2026:

  • 15 Mei 2026 – Kenaikan Yesus Kristus
  • 28 Mei 2026 – Idul Adha 1447 Hijriah
  • 24 Desember 2026 – Natal (irb/hil)

Dengan mengetahui status 21 April 2026 tidak menjadi hari libur nasional, orang dapat menyesuaikan kegiatan mereka. Sementara itu, daftar libur nasional dan cuti bersama memberikan panduan bagi warga Indonesia untuk merencanakan waktu istirahat atau liburan di tahun 2026.

Hari Kartinitanggal merahhari libur nasionalpendidikan perempuanRaden Ajeng KartiniSKB 2026cuti bersama

Komentar

Memuat komentar...