Hasby Huda 18, Jemaah Haji Termuda Blitar Berangkat 19 Mei

Ayu W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 64 dibaca
Bisik.id
Hasby Huda 18, Jemaah Haji Termuda Blitar Berangkat 19 Mei

Gambar atau konten salah?

Muhamad Hasby Huda, 18 tahun, berasal dari Desa Kuningan, Kecamatan Kanigoro, menjadi calon jemaah haji termuda di Kabupaten Blitar.

Hasby memulai persiapan berangkat setelah ayahnya, yang sakit, tidak dapat ikut. Ia menggantikan peran ayahnya sejak 2023.

Di Jalan Yos Sudarso, Hasby ditemani ibu, Siti Rofiah, 52 tahun. Mereka menyiapkan perlengkapan haji, termasuk kebutuhan selama ibadah.

Hasby adalah anak tunggal dari Miftahul Huda dan Siti Rofiah. Ayahnya menderita gagal ginjal, sehingga Hasby ditunjuk menggantikan sejak 2023.

"Harusnya berangkat bareng Ibu, tapi pas itu masih belum cukup umurnya. Pas 2023 itu umur saya masih 15 tahun. Jadi harus ditunda dulu, dan baru bisa berangkat tahun ini," katanya kepada detikJatim, Rabu (29/4/2026).

Hasby, masih pelajar kelas XII, menunggu tiga tahun untuk memenuhi syarat usia. Ia menganggap penundaan sebagai kesempatan mendampingi ayahnya, yang kemudian meninggal tiga bulan lalu.

"Ayah sakitnya sudah lama, harusnya berangkat haji bareng ibu 2023 itu tapi kondisinya tidak memungkinkan. Jadi saya disuruh menggantikan, tapi ternyata baru bisa berangkat saat ini," terangnya.

Keluarga Hasby telah mendaftar haji sejak 2011. Ibu lebih dulu berangkat pada 2023. Meskipun berangkat sendirian, Hasby tidak gentar dan menganggapnya sebagai pengalaman baru.

"Insyaallah berani. Sudah mulai persiapan, termasuk kondisi fisik tubuh. Katanya kalau ibadah haji itu fisiknya juga harus kuat, jadi lebih sering jalan kaki keliling rumah dan lingkungan sekitar," katanya.

Hasby dijadwalkan berangkat pada 19 Mei 2026. Ia tergabung dalam kloter 108, sesuai data petugas Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar.

"Ikut kloter 108, berangkat dari Blitar 19 Mei ini. Mohon doanya agar diberikan kelancaran ibadah dan selamat sampai pulang ke rumah lagi," tandasnya.

Kisah Hasby menyoroti perjalanan seorang remaja yang menunggu tiga tahun untuk memenuhi syarat haji. Penundaan karena kondisi ayah dan kematian menambah kedalaman emosional. Persiapan fisik dan mentalnya menunjukkan tekad kuat, sekaligus menegaskan pentingnya kesiapan bagi calon jemaah.

Hasby Hudajemaah haji termudaKabupaten Blitarkegagalan ginjalkloter 108persiapan hajikesiapan fisik

Komentar

Memuat komentar...