HM Arum Sabil Sambut BGN Tanam Durian Black Thorn Pangan
Gambar atau konten salah?
Surabaya – Ketua HKTI Jatim, HM Arum Sabil, menerima kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadang Hindayana, di Pusat Pelatihan Pertanian Pedesaan Taruna Bhumi, kawasan Padepokan HM Arum Sabil.
Selama kunjungan, Dadang menanam pohon buah nusantara, Durian Black Thorn. Arum Sabil menyatakan, “Sebuah simbol, bukan sekadar menanam pohon, tetapi menanam harapan, menanam semangat, dan menanam keyakinan akan kemandirian bangsa di sektor pangan dan buah Nusantara,”.
Ia kemudian menegaskan bahwa BGN hadir tidak hanya untuk program makan bergizi gratis (MBG), tapi juga untuk kesejahteraan para petani. “Pesan beliau begitu jelas dan menggugah, bahwa kehadiran Badan Gizi Nasional dan Program MBG tidak hanya untuk memberi manfaat bagi anak-anak sekolah, tetapi juga harus menjadi cahaya harapan bagi para petani, peternak, dan nelayan Indonesia,” jelasnya.
Arum, yang juga Ketua Kwarda Pramuka Jatim, mengapresiasi gagasan Dadang yang selaras dengan harapan para petani. “Kami juga memiliki pandangan dan gagasan yang sejalan dan selaras. Sebuah gagasan lahir dari nurani pengabdian, menjadikan Jawa Timur sebagai percontohan, dengan melibatkan Pramuka Jatim dan HKTI Jatim sebagai relawan di lapangan,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa peran Pramuka dan HKTI tidak sekadar membantu, melainkan menjadi ruang hidup bagi edukasi dan pembelajaran pengabdian nyata kepada masyarakat. “Bukan sekadar membantu, tetapi menjadi ruang hidup bagi edukasi dan pembelajaran sebuah pengabdian nyata kepada masyarakat. Di sana, generasi muda Pramuka dan anak-anak petani ditempa, belajar dari tanah, dari keringat, dari proses kehidupan yang sesungguhnya.”
Arum menutup dengan panggilan bersama. “Inilah panggilan bersama. Bahwa setiap benih yang kita tanam hari ini, adalah masa depan yang kita perjuangkan esok hari,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya menjaga program MBG dengan integritas. “Program ini harus dijaga dengan integritas, dijalankan dengan kejujuran, dan ditumbuhkan dengan tanggung jawab.”
“Mari kita rawat semangat ini, mari kita jaga niat baik ini. Dan mari kita buktikan, bahwa Indonesia mampu berdiri tegak dengan kemandirian pangannya sendiri. Karena dari tanah yang kita cintai, akan tumbuh kesejahteraan untuk negeri ini. Salam semangat untuk petani Indonesia,” tutupnya.
Peristiwa ini menyoroti sinergi antara lembaga kebijakan pangan, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda. Kegiatan menanam Durian Black Thorn menjadi simbol konkret upaya memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan petani di Jawa Timur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz