Hojlund di Napoli: Gol Lebih, Kritik Media di Samping

Wahyu T. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 38 dibaca
Bisik.id
Hojlund di Napoli: Gol Lebih, Kritik Media di Samping

Gambar atau konten salah?

Rasmus Hojlund, penyerang asal Denmark, kembali dipertanyakan tentang kepindahannya ke Napoli. Ia masih menyindir Manchester United dan pelatih Ruben Amorim.

Di musim ini, Hojlund tidak masuk ke skuad Manchester United di bawah pelatih Ruben Amorim. Ia digantikan oleh Benjamin Sesko, lalu dipinjamkan ke Napoli.

Di Napoli, Hojlund kembali menanjak penampilannya. Ia mencetak 14 gol dari 37 laga musim ini, menandai peningkatan performa sejak pindah.

Saat ditanya tentang keputusan pindah, Hojlund memberikan pernyataan halus namun menyindir, menegaskan bahwa ia merasa dibutuhkan klub.

“Saya mendapatkan apa yang saya inginkan dari transfer ini,” kata Rasmus Hojlund, dalam wawancara dengan TV2.

“Saya bergabung dengan tim yang sangat percaya pada saya. Sebuah klub yang sangat percaya pada saya. Seorang direktur olahraga, presiden, dan pelatih yang menginginkan saya,” kata penyerang berusia 23 tahun itu.

Keputusannya dipengaruhi oleh situasi di Manchester United, di mana ia merasa terjebak dan tidak akan mendapatkan banyak kesempatan bermain.

“Saya merasa terjebak di Manchester pada akhirnya. Saya tahu tidak akan banyak kesempatan bermain bagi saya jika situasinya terus seperti ini,” kata Hojlund.

Ia juga menyatakan kebahagiaan bermain di Manchester, meski media di Denmark sering menampilkan citra negatif tentang dirinya.

“Saya senang bermain sepakbola di Manchester. Saya tahu, terutama di Denmark, citra media yang terbentuk seolah-olah semuanya hanya omong kosong dan mengerikan, dan bahwa saya bermain seperti orang gila, tapi itu bukan cara saya memandangnya,” ungkapnya.

Hojlund menekankan kesulitan membuka ponsel karena banyak komentar di media sosial, dan menolak klaim bahwa ia tidak membacanya.

“Sulit untuk tidak membuka ponsel. Dan jika membuka ponsel, pasti Anda akan melihat apa yang ditulis tentang Anda dengan cara tertentu. Sekarang ini bisa di mana saja, tapi seringkali karena ditandai di Instagram atau Facebook. Jadi, menurut saya bohong jika mengklaim bahwa tidak membacanya,” ungkapnya.

Ia menanggapi rumor tentang dirinya dengan menegaskan bahwa media memiliki banyak hal untuk dikatakan, namun ia tetap menjaga mentalnya.

“Media memiliki begitu banyak hal untuk dikatakan di dunia sepakbola hari ini, dan sulit untuk tidak terpengaruh. Namun, ada banyak hal di balik itu, dan itulah mengapa saya kembali menekankan pentingnya tidak terlalu melambung tinggi dan, sebaliknya, tidak terlalu merasa rendah,” ungkapnya.

Hojlund mengakui bahwa ia masih kritis terhadap diri sendiri, ingin lebih terlibat, mencetak lebih banyak gol, sekaligus menyadari perubahan citra dirinya.

“Sekarang seolah-olah saya sudah kembali dan tampil sangat baik. Namun, di dalam diri saya, pikiran saya justru sangat berbeda. Saya kritis terhadap diri sendiri. Saya masih ingin menjadi lebih baik lagi, lebih terlibat dalam pertandingan, mencetak lebih banyak gol, tapi menyenangkan melihat bagaimana citra saya terus berubah.”

Ia menyoroti perbedaan antara Napoli dan Manchester United, khususnya di Denmark, namun menyadari bahwa headline akan tetap ada.

“Jelas ada perbedaan antara Napoli dan Manchester United, terutama di Denmark. Tapi saya harus menerima headline-headline itu. Mereka akan selalu ada karena ada yang ingin menggunakan saya sebagai daya tarik,” katanya.

Transfer ini menandai langkah seorang striker muda yang mencari waktu bermain lebih banyak dan peningkatan performa, sambil menavigasi sorotan media dan menekankan pentingnya pertumbuhan pribadi.

Rasmus HojlundNapoliManchester Unitedtransferperformamedia sosialcitra negatifpeluang bermain

Komentar

Memuat komentar...