Hujan Deras & Angin Kencang Merusak Empat Desa di Kudus

Sigit W. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 39 dibaca
Bisik.id
Hujan Deras & Angin Kencang Merusak Empat Desa di Kudus

Gambar atau konten salah?

30 Maret 2026 – Hujan deras disertai angin puting beliung menabrak empat desa di Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Hujan tiba-tiba berubah menjadi gerimis deras, lalu diikuti angin kencang yang menimbulkan kerusakan pada atap rumah dan struktur bangunan.

Relawan Kencana Undaan, Jamil, melaporkan bahwa Desa Medini menjadi titik paling parah. Ia mengatakan, “Paling parah di Desa Medini karena 190 rumah terdampak, yang Terangmas dua bangunan, itu dua bangunan lumpuh total. Bangunan yang satu gudang tratak dari seng,” kata Jamil. Dua bangunan rumah bahkan ambruk akibat angin kencang.

Jamil menjelaskan kronologi kejadian. “Kejadiannya sekira jam 15.30 WIB itu gerimis langsung deras. Setelah itu jam 15.35 WIB angin langsung kencang,” jelas Jamil. Sekejap setelah hujan, angin kencang menghantam desa, menimbulkan kerusakan ringan hingga berat pada pohon dan atap rumah.

Ia juga menambahkan, “Ada satu warga yang sempat tertimpa bangunan rumah. Saat ini korban dibawa ke Puskesmas Undaan.” Korban tersebut segera dirawat di fasilitas kesehatan setempat.

Kasus ini juga dilaporkan oleh Ahmad Munaji, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus. Ia mengonfirmasi wilayah terdampak, “Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini,” jelas Munaji. Menurutnya, hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar jam 15.35 WIB, menyebabkan kerusakan pada beberapa pohon dan atap rumah.

Munaji menambahkan data sementara: “Data terdampak sementara 221 bangunan. Kebutuhan genteng 14.400,” terang dia. Data ini mencakup jumlah bangunan yang rusak dan kebutuhan material perbaikan.

Daftar daerah terdampak dan kerusakan:

  • Desa Terangmas: 2 rumah terdampak, termasuk rumah warga milik Seketi yang juga xilarikan ke Puskesmas Undaan dan gudang yang tak roboh. “Desa Terangmas: Data terdampak 2 rumah. Yakni berupa rumah warga milik Seketi yang juga xilarikan ke Puskemas Undaan dan gudang teatak roboh.”
  • Desa Kalirejo: 12 bangunan terdampak. 1. RT 01 RW 01: 6 rumah 2. RT 02 RW 01: 6 rumah. “Desa Kalirejo Data Terdampak: 12 bangunan 1. RT 01 RW 01: 6 Rumah 2. RT 02 RW 01: 6 Rumah.”
  • Desa Glagahwaru: 15 bangunan terdampak. 1. RT 01 RW 01: 14 bangunan 2. RT 03 RW 01: 1 bangunan. “Desa Glagahwaru Rumah terdampak 15 bangunan 1. RT 01 RW 01: 14 bangunan 2. RT 03 RW 01: 1 bangunan.”
  • Desa Medini: 192 bangunan terdampak, kebutuhan genteng 13.000. 1. Gang 05: 12 rumah 2. Gang 06: 9 rumah 3. Gang 07: 16 rumah 4. Gang 08: 43 rumah 5. Gang 09: 32 rumah 6. Gang 13: 13 rumah 7. Gang 15: 33 rumah 8. Gang 17: 34 rumah (apu/dil). “Desa Medini Data terdampak : 192 bangunan kebutuhan 13.000 genteng. 1. Gang 05 : 12 rumah 2. Gang 06 : 9 rumah 3. Gang 07 : 16 rumah 4. Gang 08 : 43 rumah 5. Gang 09 : 32 rumah 6. Gang 13 : 13 rumah 7. Gang 15 : 33 rumah 8. Gang 17 : 34 rumah (apu/dil).”

Peristiwa ini menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat di daerah rawan cuaca ekstrem. Kerusakan pada atap rumah dan struktur bangunan menambah beban bagi warga yang sudah mengalami kesulitan. Puskesmas Undaan dan BPBD Kabupaten Kudus terus memantau kondisi dan mempersiapkan bantuan material serta medis bagi korban. Penyediaan genteng dan perbaikan struktur menjadi prioritas utama untuk mempercepat pemulihan.

hujan derasangin puting beliungkerusakan atapDesa MediniBPBD KudusPuskesmas Undaan

Komentar

Memuat komentar...