Hujan Terbuka di Jawa Tengah, BMKG Peringatkan Banjir

Vera T. · 1 min baca · 3 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Hujan Terbuka di Jawa Tengah, BMKG Peringatkan Banjir

Gambar atau konten salah?

BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprediksi sebagian wilayah di Jawa Tengah akan disinari hujan intensitas sedang hingga lebat pada hari ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor.

“Pagi cerah berawan hingga berawan. Diprakirakan hujan ringan di wilayah Solo Raya dan sekitarnya,” kata Prakirawan Cuaca BMKG Ahmad Yani Semarang, Farita Rachmawati, dalam keterangan tertulis, 15 April 2026. Pada siang hingga sore dan awal malam, cuaca diperkirakan berawan dengan kemungkinan hujan ringan hingga sedang.

“Potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, Jateng selatan, sebagian Solo Raya, dan sekitarnya,” lanjutnya. Ia menegaskan bahwa masyarakat harus waspada terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat memengaruhi berbagai daerah.

“Waspada bencana hidrometeorologi beserta dampaknya seperti banjir, tanah longsor, angin kencang/puting beliung, sambaran petir, pohon tumbang, genangan air, dll,” tambahnya.

Suhu udara di Jawa Tengah diperkirakan berkisar antara 18 hingga 32 derajat Celcius, sementara kelembaban udara berada di kisaran 60–95 persen.

Berikut prakiraan cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang yang berlaku 15 April 2026 pukul 07.00–19.00 WIB:

  • Hujan sedang–lebat: Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Boyolali, Mungkid, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Bumiayu, dan Majenang.
  • Hujan ringan–sedang: Klaten, Sukoharjo, Grobogan, Blora, Demak, Magelang, Solo, Salatiga, Semarang, dan Ambarawa.
  • Hujan ringan: Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Brebes, Pekalongan, dan Tegal.

Prakiraan ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama di daerah yang rawan banjir atau tanah longsor, agar dapat mengurangi risiko kerugian.

BMKGhujan sedang- lebatbanjirtanah longsorSolo RayaJawa Tengahbencana hidrometeorologi

Komentar

Memuat komentar...