Ibu Hamil Dilema Bagasi di Hang Nadim, Citilink Maaf
Gambar atau konten salah?
Seorang ibu hamil di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, mengaku diperlakukan tidak menyenangkan saat proses check‑in. Video berdurasi 50 detik menampilkan perdebatan antara penumpang dan petugas konter. Petugas terlihat meminta calon penumpang menghapus rekaman yang sedang berlangsung.
Petugas berkata, “Hapus dulu, hapus dulu ya buk, kita bicara baik‑baik,” dalam video viral. Ibu hamil, yang berusia 5 bulan, mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan karena kelebihan bagasi.
Menurut keterangan video, ibu hamil dan rekannya membeli tiket melalui Traveloka seharga Rp2,4 juta. Paket tiket tersebut mencakup bagasi 30 kg dan kabin 7 kg untuk masing‑masing penumpang. Saat check‑in, koper bagasi mereka ditimbang 28 kg, masih di bawah batas yang ditentukan.
Namun, koper kabin berisi oleh‑oleh diminta ditimbang. Hasilnya menunjukkan kelebihan berat sekitar 8 kg. Karena koper kabin berisi cokelat dan oleh‑oleh yang dikhawatirkan rusak jika dimasukkan ke bagasi, penumpang memutuskan membawanya ke dalam pesawat. Setelah penimbangan, salah satu koper kabin terdeteksi kelebihan berat 8 kg. Petugas meminta penumpang keluar dari konter untuk melakukan wrapping dan kembali ke konter lain.
Penumpang kemudian dikenakan biaya kelebihan bagasi sebesar Rp 504 ribu. Petugas lain meminta penumpang menimbang paper bag yang akan dibawa ke kabin. Setelah itu, penumpang dikenakan biaya kelebihan bagasi lagi sebesar Rp 504 ribu dan menyelesaikan pembayaran. Situasi memanas ketika salah satu pegawai, yang disebut bernama Mona, mempermasalahkan paper bag merek Charles & Keith yang berisi buah‑buah dan vitamin kehamilan. Tanpa diduga, tas tersebut juga diminta ditimbang, dan penumpang diminta membeli tambahan bagasi. Hal ini membuat penumpang merasa dipersulit, terlebih dalam kondisi sedang hamil.
Citilink merespons kejadian tersebut melalui Corporate Secretary & CSR Group Head, Tashia Scholz. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Dalam keterangan resmi, Tashia berkata, “Citilink menyayangkan kejadian tersebut dan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan yang profesional dan ramah kepada setiap penumpang,” serta menambahkan bahwa maskapai sedang melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memahami kronologi kejadian secara menyeluruh. Jika ditemukan ketidaksesuaian dengan standar layanan, Citilink akan mengambil langkah evaluasi dan penanganan yang diperlukan.
Citilink juga mengimbau seluruh penumpang untuk tetap mematuhi ketentuan bagasi yang berlaku guna menjaga kenyamanan dan kelancaran perjalanan bersama.
Peristiwa ini menyoroti pentingnya prosedur bagasi yang jelas dan perlakuan profesional terhadap penumpang, terutama yang hamil. Kejelasan kebijakan serta sikap petugas dapat mencegah ketidaknyamanan dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Trump Klaim Kesepakatan Iran, Selat Hormuz Akan Terbuka
Hujan Sedang di Sumut, Siang dan Sore Penuh Risiko Banjir
Bersihkan Karpet di Rumah dengan Cuka dan Baking Soda Efektif
MotoGP Ceko 2026: Jadwal Lengkap dan Tantangan Marc Marquez
Indonesia Raih Tiga Wakil Final Australian Open 2026
Alwi Farhan Berhasil Masuk Final Australian Open 2026 di Sydney
Berita Terbaru
Sabar/Reza Gagal Juara Australia Open 2026, China Juara Umum
MrBeast Capai 500 Juta Subscriber, Live Stream Terbuka 600 Ribu Penonton
RSSG 2026 Perluas Akses Pendidikan: 74 Sekolah Tanda MoU
Transmart Sale 17 Mei: Diskon 70% peralatan makan dan minum
BPBD Sumsel Catat 1.493 Titik Panas, 399 di Juni 2026
BOSP 2026 Tahap 2: Pastikan Laporan dan Realisasi 50%
Siti Zahro Bekasi: 23 Tahun, Ditemukan Kista Ovarium Raksasa
