Idul Adha 2026: Tanggal 27 Mei, Cuti Bersama 28 Mei di Indonesia

Putri N. · 2 min baca · 24 hari lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Idul Adha 2026: Tanggal 27 Mei, Cuti Bersama 28 Mei di Indonesia

Gambar atau konten salah?

Hari Raya Idul Adha 2026 semakin dekat. Banyak umat Islam di Indonesia yang mulai menghitung hari‑hari yang tersisa sebelum momen bersejarah ini tiba.

Idul Adha bukan sekadar hari kurban. Ia juga menjadi waktu bagi keluarga untuk berkumpul, berbagi kebahagiaan, dan menikmati libur nasional. Karena penetapan tanggalnya mengikuti kalender Hijriah, maka tanggal dalam kalender Masehi berubah tiap tahun. Kalender Hijriah dihitung melalui astronomi dan pengamatan hilal, lalu diumumkan lewat sidang isbat.

Untuk mengetahui perkiraan tanggal Idul Adha 2026, masyarakat dapat merujuk pada Kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag). Menurut kalender tersebut, Idul Adha 2026 diperkirakan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Namun, penetapan resmi masih menunggu hasil sidang isbat yang akan menentukan awal Dzulhijjah 1447 Hijriah.

Berbeda dengan penetapan pemerintah, organisasi Islam Muhammadiyah sudah menetapkan tanggal Idul Adha 2026 lebih awal. Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Idul Adha 2026 juga jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Jika hasil sidang isbat sesuai dengan prediksi Kemenag, perayaan Idul Adha 2026 akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia.

Walaupun penetapan resmi masih menunggu sidang, pemerintah telah menetapkan hari libur nasional melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri. Hari libur nasional akan jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026, dan akan diiringi dengan cuti bersama pada 28 Mei 2026.

Jika dihitung mundur dari hari ini, Minggu, 10 Mei 2026, masih tersisa 17 hari menuju Idul Adha 1447 H. Waktu ini dapat dimanfaatkan untuk menyiapkan segala kebutuhan, termasuk hewan kurban.

Sidang isbat untuk penetapan awal Dzulhijjah 1447 H dijadwalkan pada Minggu, 17 Mei 2026 (29 Zulkaidah 1447). Sidang akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta. Sidang isbat biasanya terdiri dari tiga tahapan, yaitu:

  1. Seminar Posisi Hilal – Rangkaian sidang dimulai dengan seminar posisi hilal, di mana Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama memaparkan data astronomi. Seminar ini disiarkan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik.
  2. Verifikasi Hasil Rukyatul Hilal – Pada tahap ini, panitia menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai lokasi pengamatan di seluruh Indonesia, mulai dari barat hingga timur.
  3. Konferensi Pers Hasil Sidang Isbat – Setelah verifikasi selesai, hasil sidang isbat diumumkan melalui konferensi pers. Hasil ini menjadi rujukan bagi umat Islam di Indonesia.

Dengan adanya sidang isbat, masyarakat dapat mengetahui secara pasti kapan Dzulhijjah dimulai. Jika hasilnya sesuai dengan prediksi Kemenag, maka Idul Adha 2026 akan dimulai pada 27 Mei 2026 dan seluruh negara akan merayakannya secara bersamaan.

Informasi ini penting bagi semua pihak, baik yang akan melakukan kurban maupun yang hanya ingin menyiapkan libur. Mengetahui tanggal yang tepat membantu perencanaan keuangan, logistik, dan persiapan spiritual. Selain itu, penetapan hari libur nasional dan cuti bersama menambah waktu bagi keluarga untuk bersantai dan bersiap menghadapi hari raya.

Secara keseluruhan, Idul Adha 2026 diperkirakan akan berlangsung pada 27 Mei 2026, dengan sidang isbat yang diharapkan mengonfirmasi tanggal tersebut. Masyarakat disarankan untuk memanfaatkan sisa waktu, mulai dari 17 hari sebelum hari raya, untuk mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk hewan kurban, serta menyesuaikan jadwal kerja dan libur sesuai keputusan pemerintah.

Idul Adha 2026Dzulhijjah 1447 HijriahSidang IsbatKemenagMuhammadiyahHari libur nasionalCuti bersamaKalender Hijriah

Komentar

Memuat komentar...