IHSG Naik 1,17% di Tengah Kenaikan Saham Perbankan Indonesia
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat setelah melemah signifikan beberapa waktu terakhir. Pada awal perdagangan hari Selasa, 9 Juni 2026, indeks naik seiring penguatan saham perbankan.
Menurut data RTI Business, IHSG naik 1,17% menjadi 5.404,66. Garuda sempat mencapai 5.448,58 pada puncaknya.
Saham big banks juga naik signifikan setelah tekanan jual bersih investor asing. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik 2,33% ke Rp 3.080 per saham. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik 1,62% ke Rp 3.770. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) naik 1,16% ke Rp 2.620. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,03% ke Rp 4.900.
BBCA sebelumnya mengalami tekanan jual investor asing sebesar Rp 489,1 miliar saat melemah 4,43% pada Senin, 8 Juni 2026. BBRI juga mengalami net foreign sell Rp 298,5 miliar ketika melemah 5,47%. BMRI melemah 3,39% dengan net foreign sell Rp 23,8 miliar pada perdagangan sebelumnya.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor asing masih aktif di pasar saham Indonesia, memengaruhi pergerakan saham perbankan dan indeks secara keseluruhan.
Sementara itu, pergerakan saham perbankan ini menandai perubahan sentimen pasar, di mana investor asing tetap memengaruhi harga saham melalui jual beli yang signifikan di Indonesia saat ini.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Wamenek Dradjad: Aksi Jual Asing Peluang Investor Lokal Borong Saham
OJK Jatuhkan Sanksi Rp390 Miliar ke 835 Pihak hingga Oktober
OJK Temukan Manipulasi Saham Tiga Emiten Konsentrasi Tinggi
Danantara Siap Masuk Bursa di Tengah IHSG Anjlok 11 Persen
IHSG Anjlok 11,57% ke 5.185, MSCI Picu Kejatuhan
OJK Denda Rp2,1 Triliun Tiga Emiten Terkait Prajogo dan Sinar Mas
