IHSG Turun 2,53% Akibat Penurunan Saham Perbankan Di Bursa
Gambar atau konten salah?
Jumat, 5 Juni 2026, pasar saham Jakarta menutup dengan penurunan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun lebih dari dua persen, memicu pergerakan menurun di saham-saham besar.
Menurut data RTI Business, IHSG melemah 2,53% dan berakhir di 5.692,15. Pada awal sesi, indeks sempat menguat hingga 5.860,67 sebelum kembali turun.
Volume perdagangan mencapai 25,25 miliar saham, dengan nilai transaksi Rp 21,08 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 1.322.798 transaksi hingga penutupan sesi I.
Indeks LQ45 juga mengalami penurunan, turun 2,46% menjadi 566.630. Dari 1.000 saham yang diperdagangkan, 588 turun, 111 naik, dan 109 tetap stabil.
Saham bank besar menunjukkan tren serupa. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 5,53% ke Rp 5.125 per saham. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) jatuh 4,09% ke Rp 3.280. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turun 2,25% ke Rp 3.870, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 2,14% ke Rp 2.750.
Penurunan ini mencerminkan tekanan pada saham blue chip, terutama di sektor perbankan, dan menandai hari yang kurang menguntungkan bagi para investor.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Kemdiktisaintek Usulkan Sistem Seleksi Bersama PTN dan PTS
Satgas PKH Kembalikan 5,88 Juta Hektar Hutan, Tambah Rp10,27T
Pria 50 Tahun Terjebak di Mobil Menabrak Pohon Kamboja
Empat Jemaah Haji Sumut Meninggal di Mecca, Satunya Padang
Robot Humanoid: Triliunan Dolar, China Pimpin Pasar
Kebijakan Baru Pemerintah Kurangi Pajak Bahan Bakar
Prabowo Kenalkan Tony Robbins di SICC Bogor, Fokus Pangan
