India Bantu Revitalisasi 200 Candi Perwara Prambanan
Gambar atau konten salah?
Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengungkapkan bahwa rencana pemugaran Candi Prambanan oleh Pemerintah India sebenarnya sudah disampaikan sejak lama. Perdana Menteri India Narendra Modi pertama kali menyampaikan gagasan ini sekitar satu setengah tahun yang lalu. Fadli menjelaskan bahwa fokus revitalisasi nantinya akan diarahkan pada candi-candi kecil atau yang dikenal dengan sebutan candi perwara di kawasan kompleks Candi Prambanan.
"Oh ya, jadi memang ini sudah disampaikan oleh Perdana Menteri Modi sejak satu setengah tahun yang lalu. Nah sekarang, besok (Rabu) ya, beliau akan melihat langsung ke Candi Prambanan," kata Fadli kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 07 Juli 2026.
"Ada bagian dari Candi Prambanan yang memang namanya perwara, itu candi-candi kecilnya yang belum kita revitalisasi," lanjutnya.
Dari total sekitar 200 candi perwara yang tersebar di kompleks Candi Prambanan, pemerintah Indonesia baru berhasil merevitalisasi enam di antaranya. Angka ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah keseluruhan. Tiga candi utama di kompleks tersebut memang sudah seluruhnya selesai dipugar. Namun, pekerjaan rumah besar masih menanti pada ratusan candi perwara yang belum tersentuh.
"Dari dua ratusan itu baru enam yang kita revitalisasi. Kalau tiga candi besarnya sudah semua. Jadi kita tentu menyambut baik ya keinginan dari pihak India juga untuk mendukung kita merevitalisasi candi-candi Hindu, dalam hal ini khususnya adalah Candi Prambanan," ujar Fadli.
Ketertarikan PM Modi terhadap proyek ini bukan tanpa alasan. Candi Prambanan diakui sebagai salah satu candi Hindu terbesar di dunia. Kompleks warisan budaya ini memiliki arsitektur yang megah dengan tiga candi utama dan ratusan candi perwara yang mengelilinginya. Nilai sejarah dan keagungan bangunannya membuat India sangat antusias untuk terlibat dalam upaya pelestarian.
"Mereka sangat tertarik karena ini merupakan salah satu candi Hindu terbesar ya yang ada, dengan tiga candi utama dan dua ratusan perwara," tuturnya.
Soal besaran anggaran yang akan digelontorkan, Fadli mengatakan bahwa angka pastinya masih dalam tahap perhitungan matang oleh kedua negara. Yang jelas, kerja sama ini diyakini akan mempercepat proses pemulihan fisik candi yang usianya sudah melampaui seribu tahun. Kolaborasi antara Indonesia dan India ini menjadi angin segar bagi upaya pelestarian situs bersejarah kelas dunia.
Candi Prambanan sendiri merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Dengan adanya dukungan dari India, diharapkan proses revitalisasi candi-candi perwara bisa berjalan lebih cepat dan menyeluruh, sehingga kemegahan kompleks Prambanan dapat dinikmati secara utuh oleh generasi mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Eropa Tutup Sementara Tempat Wisata
Antavaya & Allo PayLater: Diskon 20% Liburan hingga Akhir 2026
Seine Dibuka untuk Berenang di Tengah Gelombang Panas Paris
Rachmat Gobel Wafat, Sempat Posting 10 Wisata Gorontalo
Bandara Trump Resmi Ganti Nama, Proses Transisi Bertahap
Trans Studio Cibubur Rayakan 7 Tahun dengan Promo Tiket
Berita Terbaru
Galangan Kapal Majapahit Ditemukan di Rembang
BLT Rp900 Ribu Juli 2026: Belum Ada Kepastian
Fruit Snack Tren Camilan Praktis Kaya Rasa Buah
Menteri UMKM Ancam Cabut Izin Gojek dan Grab
Vinicius Junior Minta Maaf Usai Brasil Tersingkir di 16 Besar Piala Dunia
Inggris vs Norwegia dan Argentina vs Swiss Perebutkan Tiket Semifinal
Prabowo: Penolak B50 Ingin Ambil Komisi Impor Solar
Teka-Teki Korek Api: 3×3=15, Pindahkan Satu Batang
Kue Topping Rambut Kemaluan Viral di Jakarta
