Indonesia Aset Keuangan Syariah 3,1 Triliun, Posisi 6th Dunia
Gambar atau konten salah?
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa sektor jasa keuangan syariah terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil. Indonesia kini menempati posisi keenam di dunia dalam lima bidang utama: bank syariah, asuransi syariah, sukuk, dan dana sosial.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan: "Negara kita per Desember 2025 total aset industri keuangan syariah meningkat 8,61% year on year menjadi sebesar Rp 3.100 triliun," ia katakan di acara penutupan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 yang diselenggarakan di Menara Radius Prawiro, Jakarta Pusat pada 02 April 2026.
Ia menambahkan bahwa pencapaian tersebut terjadi di tengah dinamika geopolitik dan geoekonomi global. Menurutnya, stabilitas sektor jasa keuangan syariah tercermin dari beberapa indikator kunci.
Wanita yang akrab disapa Kiki menjelaskan rincian aset: perbankan syariah sebesar Rp 1.067 triliun, pasar modal syariah Rp 1.800 triliun, dan industri keuangan syariah non‑bank Rp 188 triliun.
Kiki melanjutkan bahwa intermediasi perbankan syariah tumbuh positif dengan pertumbuhan pembiayaan sebesar 9,58% (yoy) menjadi Rp 705,22 triliun. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan syariah meningkat 10,14% menjadi Rp 829,99 triliun.
Ia menekankan, "Pondasi ekonomi dan keuangan syariah yang sudah baik tersebut tentunya menjadi pondasi kita yang kuat bagi perekonomian Indonesia," ujar Kiki.
Secara keseluruhan, data menunjukkan bahwa sektor keuangan syariah tetap tangguh, dengan pertumbuhan aset yang konsisten dan intermediasi yang kuat, mendukung ketahanan ekonomi Indonesia secara luas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
