Indonesia Siap Luncurkan Dua Satelit Baru NEO-1 dan NEI

Cahyo S. · 2 min baca · 24 hari lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Indonesia Siap Luncurkan Dua Satelit Baru NEO-1 dan NEI

Gambar atau konten salah?

Indonesia sedang menyiapkan dua satelit nasional, Nusantara Earth Observation-1 (NEO-1) dan Nusantara Equatorial IoT (NEI). Kedua satelit ini diproyeksikan memiliki spesifikasi lebih mutakhir dibandingkan generasi sebelumnya.

“Indonesia sudah mampu membuat satelit sendiri dan ketiganya telah mengorbit. Satelit A1 diluncurkan pada 2007, A2 pada 2015, dan A3 pada 2016, dan ketiganya diluncurkan menggunakan roket India,” kata Perekayasa Ahli Pertama Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN, Nur Salma Yusuf Hasanah, dikutip Selasa (05 Mei 2026).

Salma menjelaskan bahwa pengembangan satelit nasional terus berlanjut melalui generasi terbaru, NEO-1. Satelit ini dirancang dengan kapabilitas unggul guna mendukung kebutuhan data nasional secara lebih akurat. “Satelit ini dilengkapi kamera multispektral resolusi tinggi untuk observasi bumi, sensor magnetometer untuk pengukuran medan magnet, serta sistem komunikasi data. Mudah-mudahan dapat segera diluncurkan,” ujarnya.

Selain itu, BRIN juga sedang mengembangkan satelit NEI yang difokuskan pada sistem peringatan dini bencana. Satelit ini bertugas menghimpun data dari berbagai sensor, seperti sistem peringatan tsunami, cuaca, dan gempa bumi. Di samping itu, satelit ini juga mendukung komunikasi kebencanaan serta pemantauan aktivitas maritim dan penerbangan. “Satelit ini akan dirancang dalam bentuk konstelasi. Tujuannya untuk memantau wilayah Indonesia secara waktu nyata tanpa jeda. Harapannya, terdapat sekitar 10 satelit yang mengorbit di wilayah ekuatorial,” tuturnya.

Dalam operasionalnya, seluruh satelit tersebut didukung oleh stasiun bumi yang berfungsi sebagai pusat kendali dan komunikasi antara operator di darat dengan satelit yang berada di orbit.

Dengan dua satelit baru ini, Indonesia bertujuan memperkuat kemampuan observasi bumi, pemantauan maritim melalui Automatic Identification System (AIS), komunikasi satelit, dan eksperimen teknologi. Langkah ini menandai kelanjutan investasi negara dalam teknologi ruang angkasa, menambah kapasitas nasional untuk mendukung keamanan maritim, mitigasi bencana, dan pengembangan data geospasial.

Satelit NasionalNusantara Earth Observation-1Nusantara Equatorial IoTObservasi BumiPeringatan Dini BencanaAISMitigasi Bencana

Komentar

Memuat komentar...