Indra Widjaja: Rotasi Pemain Tunggal Thomas Cup 2026
Gambar atau konten salah?
Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Widjaja, mengumumkan adanya kemungkinan rotasi di posisi tunggal pada Piala Thomas 2026. Ia menegaskan bahwa Jonatan Christie tidak akan selalu menjadi pemain tunggal pertama.
Tim Merah Putih menampilkan komposisi yang seimbang antara pengalaman dan prestasi. Susunan pemain dapat disesuaikan dengan kebutuhan setiap pertandingan, sehingga fleksibilitas menjadi kunci strategi.
Indonesia ditempatkan di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Delapan pemain terbaik dipilih, terdiri dari tiga pasangan ganda putra dan empat pemain tunggal: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Alwi Farhan, dan Mohammad Zaki Ubaidillah.
“Kami memilih pemain sebetulnya, dari prestasi terakhir dulu, performa terakhir itu yang kita pilih. Termasuk Jonatan, lalu Ginting, saya rasa termasuk yang paling masih yang terbaik. Kemudian ada Alwi sama Ubed (Moh. Zaki Ubaidillah),” kata Indra kepada pewarta saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung.
Keputusan pemilihan didasarkan pada ranking dan performa terkini. Saat ini, Jonatan berada di peringkat 5 dunia, Alwi Farhan di peringkat 14, Mohammad Zaki Ubaidillah di peringkat 39, dan Anthony Sinisuka Ginting di peringkat 46.
“Yang pasti kondisi terakhir dulu. Kondisi terakhir kesiapan anak ini seperti apa, terutama dari segi mentalnya. Kesiapan untuk turun mengemban satu tanggung jawab, itu saya rasa penting. Di luar itu ya, kita lihat analisanya si A sama si B, si A sama si C seperti apa gitu, keperluannya akan ke sana,” ujar pelatih kelahiran Cirebon, 16 Maret 1974 itu.
Indra juga membuka kemungkinan perubahan susunan di posisi tunggal, termasuk rotasi antara Ginting dan Ubaidillah. “Nanti kita lihat keperluannya. Mungkin dengan adanya Ginting di ranking yang terbawah sekarang, sebetulnya kita lebih enak untuk memutarnya. Bisa jadi, misalnya, Jonatan enggak main, atau nanti Alwi naik ke atas, bisa saja,” Indra menegaskan.
Dengan strategi fleksibel dan penilaian yang berfokus pada performa terbaru, Indonesia berusaha memaksimalkan potensi pemain tunggalnya di Piala Thomas 2026. Rotasi ini diharapkan dapat menyesuaikan kondisi fisik dan mental setiap pemain, sekaligus menjaga keunggulan kompetitif di grup yang kompetitif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz