Inter Santai di Puncak, Anggap Diri Kelinci Sulit Dikalahkan
Gambar atau konten salah?
Inter Milan tetap tenang meskipun AC Milan terus menempel ketat di papan atas klasemen Liga Italia. Tim berjuluk Nerazzurri ini memimpin dengan 68 poin setelah menjalani 29 pertandingan. Mereka unggul delapan poin dari rival sekota, AC Milan, dengan sisa sembilan laga musim ini.
Sempat gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir, muncul kekhawatiran bahwa jarak poin dengan Milan bisa menyusut. Namun, Presiden Inter, Giuseppe 'Beppe' Marotta, menggunakan perumpamaan klasik untuk menggambarkan posisi timnya.
Marotta membandingkan timnya dengan kelinci yang memimpin perlombaan melawan kura-kura. Menurutnya, posisi terdepan selalu lebih sulit dipertahankan. Ia menyampaikan bahwa jika Inter terpeleset, itu murni kesalahan mereka sendiri, seperti narasi dalam dongeng tersebut.
"Kami adalah kelinci yang harus dihentikan. Ini adalah posisi paling sulit untuk diduduki," ujar Marotta. Ia menambahkan bahwa menjadi pengejar jauh lebih mudah.
Meski begitu, Marotta menyatakan keyakinannya pada kemampuan tim. "Kami kompetitif dan yakin bisa menyelesaikan ini. Saya ingin menularkan optimisme ini kepada skuad dan para pendukung kami."
Jadwal Inter ke depan akan cukup menantang. Mereka dijadwalkan menghadapi Fiorentina, AS Roma, dan Como dalam tiga pertandingan selanjutnya. Sementara itu, AC Milan akan bertanding melawan Torino, Napoli, dan Udinese pada periode yang sama.
Ringkasan
Inter Milan memimpin Serie A dengan keunggulan delapan poin atas AC Milan menjelang akhir musim. Presiden Inter, Beppe Marotta, menyatakan bahwa memimpin adalah posisi yang sulit, membandingkan timnya dengan kelinci dalam perlombaan. Meskipun ada kekhawatiran akibat hasil imbang baru-baru ini, Marotta menegaskan optimisme dan rasa percaya diri tim untuk mempertahankan posisi puncak. Inter akan menghadapi serangkaian pertandingan berat melawan Fiorentina, AS Roma, dan Como.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
