Jakarta Boxing League 2026: 80 Petinju Bertarung di Delta
Gambar atau konten salah?
Jakarta Boxing League 2026 digelar di Gedung Delta Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada hari Minggu, 24 Mei 2026. Meskipun acara ini baru pertama kali berlangsung, minatnya cukup tinggi. Sekitar 80 petinju dari berbagai klub di Jakarta, termasuk atlet pelatnas junior dan senior, berpartisipasi.
Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) DKI Jakarta mengumumkan dua tujuan utama acara ini. Pertama, menjadi ajang pembinaan bagi petinju muda di DKI Jakarta. Kedua, menyediakan kesempatan sparring bagi petinju pelatnas junior yang akan tampil pada Asian U 19 & U 23 Boxing Championships 2026 di Jakarta, 3-16 Juli 2026, serta petinju senior yang akan bertanding di Asian Games Nagoya 2026.
Hengky Silatang, Sekjen PERBATI, berkunjung ke Gedung Delta pada Sabtu, 23 Mei 2026, untuk memeriksa timbang badan atlet. Ia menegaskan pentingnya kompetisi dalam mengembangkan petinju berkualitas. “Kami menyadari tanpa ada kompetisi tidak akan mungkin lahir petinju berkualitas. Makanya, Jakarta Boxing League 2026 akan dijadikan kawah candradimuka pembinaan petinju-petinju muda DKI Jakarta sehingga bisa melahirkan petinju yang mampu meraih prestasi di ajang event nasional dan internasional,” kata Hengky Silatang, pemilik HS Boxing Camp Ciseeng Bogor, Jawa Barat.
Ia menambahkan, “Petinju pelatnas junior dan senior sengaja dilibatkan agar mereka bisa sparring partner dengan petinju lainnya. Jadi, kita bisa melihat sejauh mana perkembangan prestasi dan kelemahan selama menjalani pelatnas.”
Wakil Sekjen PERBATI, Muhamad Arisa Putra Pohan, menekankan bahwa liga ini adalah langkah awal untuk mengembalikan kejayaan tinju amatir Indonesia. “Kita awali dari Jakarta kemudian akan merambah ke daerah-daerah lain. Jadi, PERBATI bisa menjaring lebih banyak petinju muda berkualitas ke depannya. Apalagi, PERBATI telah banyak melahirkan pelatih dan wasit/juri melalui program penataran yang didukung penuh World Boxing,” kata Boy Pohan, panggilan karibnya.
Petinju pelatnas Pangeran Februzio, yang dipersiapkan untuk Asian U 19 & U 23 Boxing Championships 2026 dan Asian Games Nagoya 2026, mengungkapkan kesiapan bersaing. “Saya siap tempur dan tidak akan memberikan kesempatan bagi lawan mengembangkan permainannya,” kata Pangeran.
Shakilla Silatang, promotor Jakarta Boxing League 2026, menegaskan kesiapan acara. “Persiapan pertandingan sudah selesai termasuk timbang badan. Penonton tinggal hanya menyaksikan duel petinju muda dan petinju pelatnas di atas ring. Dan, saya pastikan mereka akan menampilkan yang terbaik di Jakarta Boxing League 2026,” kata Shakilla Silatang.
Dengan 80 atlet, dua tujuan pembinaan, dan dukungan dari PERBATI serta pelatih senior, Jakarta Boxing League 2026 menandai langkah konkret dalam memperkuat tinju Indonesia. Acara ini tidak hanya memberi ruang bagi atlet muda berlatih, tetapi juga menyiapkan mereka untuk kompetisi internasional berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Minyak Turun 2% Setelah Trump Batalkan Serangan Iran
Mahasiswa Bondowoso Rebut Janji PBB Bebas bagi Miskin
Tanggul Titik 71 Sidoarjo Hampir Runtuh, Warga Gelisah
Cecina vs Biltong: Duel Kuliner di Piala Dunia 2026
Penundaan Penerbangan Bandara Soekarno‑Hatta Karena Cuaca
Korea Selatan Menang 2-1 atas Ceko, Hyeon-gyu Beraksi
Menteri Komunikasi Fokus Regulasi AI Setelah Bertemu Bengio
Jennifer Coppen & Justin Hubner Nikah di Bali Tirtha
