Jalan KM 16 Trenggalek‑Ponorogo Ditutup karena Batu Jatuh

Dani L. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 80 dibaca
Bisik.id
Jalan KM 16 Trenggalek‑Ponorogo Ditutup karena Batu Jatuh

Gambar atau konten salah?

Ruas jalan nasional TrenggalekPonorogo KM 16 ditutup sementara karena material batu gugur dari lereng perbukitan. Penutupan ini diberlakukan di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek untuk menjaga keamanan lalu lintas.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, penutupan akses utama dilakukan sekitar 4.30 WIB pada hari 22 Mei 2026. Ia mengungkapkan, “Betul, tadi pagi KM 16 di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek kami tutup sementara karena ada material batu yang jatuh. Ini kami lakukan demi keamanan bersama.”

Selain risiko longsor, kabut tebal juga meliputi wilayah tersebut. Kabut ini dapat mengurangi visibilitas pengendara, sehingga menambah potensi kecelakaan. Triadi menegaskan, “Kami ingin yang melintasi jalur ini selamat semua, jangan sampai kejadian mobil tertimpa batu kembali terjadi.”

Untuk sementara, kendaraan roda dua dan mobil pribadi diarahkan lewat jalur alternatif di bawah. Namun, jalur ini tidak disarankan bagi truk bermuatan atau kendaraan besar. “Saat ini kami lakukan pengaturan agar lalu lintas dari Ponorogo menuju Trenggalek dan sebaliknya lancar. Gantian karena jalurnya sempit,” tambahnya.

BPBD akan membersihkan material batu yang berjatuhan di permukaan jalan sebelum membuka kembali jalur. “Nanti kalau situasi sudah klir, jalur kami buka lagi,” kata Triadi.

Penutupan sementara ini bertujuan meminimalisir kecelakaan akibat batu jatuh dan kabut tebal. Setelah pembersihan selesai dan kondisi aman, akses utama akan dibuka kembali. Dengan demikian, lalu lintas dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.

Ruas jalan Trenggalek-Ponorogopenutupan sementaramaterial batu gugurkabut tebalBPBD Trenggalekjalur alternatifkecelakaan lalu lintas

Komentar

Memuat komentar...