Jawa Tengah: Mudik 17,7 Juta, 1,8 Juta Kendaraan, Tanpa Laka
Gambar atau konten salah?
Pada hari Rabu 25 Maret 2026, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengadakan pertemuan di kantor Gubernur.
"Jawa Tengah menjadi sentralnya mudik, hampir 17,7 juta masyarakat mudik di tempat kita. Kalau jumlah kendaraan hampir 1,8 juta kendaraan, artinya sudah melintas di Provinsi Jawa Tengah," kata Luthfi di Kantor Gubernur Jateng, Rabu (25 Maret 2026).
Dalam sambutannya, Luthfi menegaskan bahwa provinsi ini menjadi pusat arus mudik dengan 17,7 juta orang dan 1,8 juta kendaraan.
"Evaluasi kita positif. Artinya dari segi infrastruktur kita semuanya terjamin, tidak ada publik komplain terkait dengan jalan. Kedua, tidak ada kemacetan yang fluktuatif," ucapnya.
"Kemudian dari kebutuhan bahan pokok penting masyarakat, tidak ada kelangkaan maupun ketersediaan yang tersendat, terjangkau semua oleh masyarakat," lanjutnya.
"Ketiga, tidak ada laka-lantas yang menonjol di wilayah kita," ucapnya.
(Ada warga mengeluh soal jalan berlubang)
"Yang komplain siapa? Warga mana? Silakan yang komplain kepada channel yang jelas, ke dinas kita bisa, PUPR bisa, Lapor Gub bisa, online, teleponnya ada. Komplainnya jangan ke media sosial, tapi langsung ke kita, pasti akan kita tangani," ujarnya.
Luthfi menekankan bahwa setiap keluhan harus dilaporkan langsung ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait atau melalui kanal resmi Pemprov Jateng, Lapor Gub.
Ia menegaskan bahwa tidak ada kecelakaan lalu lintas yang menonjol selama arus mudik-balik Lebaran di wilayah ini.
Dengan demikian, pemerintah Jawa Tengah menilai arus mudik tahun ini berjalan lancar tanpa masalah signifikan, dan menegaskan komitmen untuk menanggapi setiap keluhan secara langsung melalui jalur resmi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
