Jembatan Medan Polonia Dibangun Ulang Tanpa APBD, Dana TNI

Cahyo S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Jembatan Medan Polonia Dibangun Ulang Tanpa APBD, Dana TNI

Gambar atau konten salah?

Jembatan di Gang Damai, Jalan Adi Sucipto di Kecamatan Medan Polonia akan dibangun ulang tanpa menggunakan APBD Kota Medan. Pemerintah Kota (Pemkot) menegaskan bahwa dana proyek berasal dari TNI, bukan anggaran daerah. Pembangunan ini diharapkan segera selesai, mengingat jembatan lama rusak akibat banjir pada 2024.

Menurut Khairul Azmi, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, ia diwawancarai pada 24 April 2026. “Dari TNI (dananya). Bantuan dari TNI, jadi segala sesuatunya pemerintah daerah lah yang mengurus. Masalah pinjam pakai PJKA dan lainnya,” ujarnya.

Azmi menjelaskan bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) sedang menyiapkan skema kerja sama terkait penggunaan lahan PJKA. “Tetapi dalam hal ini kan memang ada sedikit masalah kita lahan, yaitu lahan PJKA. Tetapi PT KAI siap membantu, regulasinya tidak tahu ini seperti apa, apakah pinjam pakai, apakah hibah,” ia tambah.

Dia juga menegaskan kesiapan pemerintah daerah, terutama wali kota, dalam proses pembangunan. “Jadi kesiapan pemerintah daerah, khususnya wali kota, itu kami sudah siap. Baik itu dari unsur TNI yang membangun, baik itu dari BWS yang akan mengeluarkan pertek, baik dari Dinas SDABMBK yang akan koordinasi sama TNI masalah RAB jembatan gantinya,” ungkapnya.

Azmi berharap proses administratif dan kajian regulasi dapat diselesaikan pekan depan. “Dalam waktu dekat kami minta tempo seminggu, jadi minggu depan di Hari Senin atau Selasa itu sudah bisa kami terima lah surat izin dan regulasinya seperti apa dari PT KAI,” ia menyatakan.

Untuk mencegah siswa-siswi melintasi area berbahaya, Azmi menegaskan bahwa pagar sudah didirikan di lokasi bekas jembatan. “Sudah kita pastikan tidak akan dilintasi lagi saat ini untuk sementara, karena sudah ada pagar beberapa lapis dari PDAM. Kemarin kan masih satu. Sekarang saya belum cek, tapi dari laporan terakhir sudah ada tiga pagar,” pungkasnya.

Kejadian sebelumnya menunjukkan siswi SMP nekat melewati pipa air di atas Sungai Deli karena tidak ada jembatan. Pipa tersebut menjadi jalur darurat bagi mereka untuk sampai ke sekolah. Jembatan lama rusak akibat banjir pada 2024, menambah urgensi pembangunan baru.

Proyek ini menandai langkah konkret pemerintah kota dalam memperbaiki infrastruktur kritis, sambil memanfaatkan dana militer dan kerjasama dengan perusahaan kereta api. Keamanan dan kelancaran akses bagi warga menjadi fokus utama, dengan harapan jembatan baru dapat segera beroperasi.

Jembatan Medan PoloniaTNIPT KAIBanjir 2024InfrastrukturPagarSDABMBK

Komentar

Memuat komentar...