Jember Kunjungi KP2MI, Fokus Pelatihan 1.000 Pekerja Migran

Dewi M. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Jember Kunjungi KP2MI, Fokus Pelatihan 1.000 Pekerja Migran

Gambar atau konten salah?

30 April 2026Bupati Jember, Gus Fawait mengunjungi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Jakarta. Ia menegaskan tekadnya untuk memperkuat perlindungan bagi warga Jember yang bekerja di luar negeri.

“Alhamdulillah, kami hadir di Kementerian untuk memperkuat sinergi pelindungan warga kami. Sembari menunggu persetujuan dari MenPANRB terkait pembentukan P4MI, lalu layanan bagi rekan-rekan PMI saat ini sudah bisa diakses secara terpadu melalui MPP,” ujar Gus Fawait.

Pertemuan tersebut disambut langsung oleh Komjen Pol Dwiyono, Sekjen Kementerian PPMI/P2MI. Fokus utama audiensi adalah sinkronisasi program pusat dan daerah agar warga Jember yang bekerja di luar negeri mendapatkan pengawasan dan hak-hak maksimal.

Gus Fawait mengungkapkan langkah nyata: integrasi layanan administrasi PMI di Mal Pelayanan Publik (MPP) Jember. Pihaknya juga tengah berupaya mendirikan Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) di kota ini.

Mengetahui pentingnya keahlian sebelum keberangkatan, Gus Fawait mengumumkan program pelatihan bagi 1.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI). “Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Jember, KP2MI, dan Kemenaker yang akan diselaraskan dengan Program Magang Nasional,” tambahnya. Tujuan utama pelatihan masif ini adalah membekali generasi muda Jember dengan skill relevan, meminimalisir risiko kerja dan kecelakaan, serta menjadikan sektor migrasi sebagai penggerak utama dalam mengurangi kemiskinan ekstrem di daerah.

Menurut Gus Fawait, pekerja migran bukan sekadar pencari nafkah, melainkan pahlawan devisa yang martabatnya wajib dijunjung tinggi. Ia menegaskan, “Kami ingin memastikan setiap putra-putri Jember berangkat dengan bekal terbaik. Dengan kompetensi yang mumpuni, risiko kerja bisa kita tekan sekecil mungkin. Ini adalah bagian dari ikhtiar kami dalam memuliakan pahlawan devisa sekaligus memutus rantai kemiskinan di Jember,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Jember menunjukkan komitmen nyata dalam melindungi dan mempersiapkan tenaga kerja migran asal daerah. Integrasi layanan, pembangunan P4MI, serta pelatihan skala besar diharapkan dapat memperkuat perlindungan, meningkatkan kualitas kerja, dan berkontribusi pada pengentasan kemiskinan ekstrem di Jember.

Bupati JemberPekerja Migran IndonesiaKP2MIP4MIMPPPelatihan CPMIPengentasan Kemiskinan

Komentar

Memuat komentar...