Job Fair Ciamis 2026: Ribuan Peserta Berharap Pekerjaan
Gambar atau konten salah?
Gedung KH Irfan Hielmy di Kompleks Islamic Center Ciamis menjadi tempat berkumpulnya ribuan orang pada 4 Mei 2026. Mereka membawa map berisi berkas lamaran, semua berharap dapat menemukan pekerjaan.
Acara ini, Job Fair Ciamis 2026, diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis. Bukan sekadar pertemuan antara perusahaan dan pencari kerja, namun juga ruang bagi para peserta untuk menceritakan perjuangan mereka.
Salah satu peserta adalah Resan Rudiana, berusia 18 tahun, berasal dari Winduraja, Kecamatan Kawali. Ia sudah berangkat pagi hari dari rumahnya bersama ibunya. Perjalanan menuju Ciamis memakan waktu sekitar satu jam. Ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti bursa kerja.
Dengan dua surat lamaran yang digenggam erat, Resan berkata, “Saya berangkat sama ibu karena belum terlalu tahu jalan ke Ciamis kota. Ini pertama kali ikut Job Fair, jadi masih bingung juga.”
Sejak lulus SMA, Resan sudah mencoba mencari pekerjaan lewat berbagai platform daring, namun belum pernah menerima panggilan kerja. Ia sudah menyiapkan dokumen pendukung seperti SKCK, NPWP, kartu kuning, dan daftar riwayat hidup sebelum lulus sekolah.
“Harapannya tentu bisa diterima di salah satu perusahaan. Soalnya sampai sekarang belum pernah dapat panggilan kerja meski sudah beberapa kali daftar online,” ujarnya.
Di barisan pelamar lain, Wulan An Nur terlihat sibuk memilah berkas di dalam map besar. Ia berasal dari Tasikmalaya dan membawa sembilan surat lamaran sekaligus.
Wulan menjelaskan, “Begitu tahu ada Job Fair di Ciamis, saya langsung siapin lamaran sebanyak mungkin. Sayang kalau kesempatan seperti ini dilewatkan.”
Biaya yang ia keluarkan untuk mempersiapkan berkas lamaran tidak terlalu besar. “Paling sekitar Rp 27 ribu untuk beli map, amplop sama fotokopi. Soalnya sebagian dokumen sudah ada dari pekerjaan sebelumnya,” ungkap Wulan.
Berbeda dengan kisah Cici Nina, seorang warga Kecamatan Sukadana berusia 28 tahun. Job Fair kali ini bukan pengalaman pertamanya; ia sudah tiga kali mengikuti kegiatan serupa yang digelar Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Cici memiliki perjalanan karier yang panjang dan berliku. Ia pernah bekerja di berbagai bidang: pegawai pabrik, petugas SPBU, pegawai swalayan, hingga sekuriti. Terakhir, ia bekerja sebagai petugas keamanan di pusat perbelanjaan di Tasikmalaya, namun kontraknya tidak diperpanjang setelah masa kerja berakhir.
“Sebenarnya ingin lanjut, tapi karena kontraknya habis dan kondisi perusahaan juga sedang sepi, jadi tidak diperpanjang lagi,” kata Cici.
Kini, ia kembali berburu peluang kerja. Di Job Fair tahun ini, ia berharap dapat diterima di salah satu perusahaan ritel modern yang membuka lowongan. “Mudah-mudahan ada rezekinya di sini. Yang penting dapat pekerjaan lagi supaya bisa punya penghasilan tetap,” ujarnya penuh harap.
Menurut Kepala Disnaker Ciamis, Dase Fadil Yusdi Mubarak, minat masyarakat terhadap bursa kerja tahun ini sangat tinggi. Sebelum acara dimulai, para pelamar telah mendaftar secara daring. “Yang online kurang lebih sudah teregistrasi sekitar 2.500 pendaftar. Itu belum termasuk para pencari kerja yang datang langsung ke lokasi,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 22 perusahaan ikut berpartisipasi membuka stan rekrutmen. Total terdapat 5.449 lowongan kerja yang tersedia bagi para pelamar. “Ada sebanyak 22 perusahaan ikut berpartisipasi membuka stan lowongan kerja. Tidak hanya itu, tersedia 5.449 loker yang siap menyerap tenaga kerja potensial. Sejauh ini pelamar masih didominasi dari wilayah tetangga seperti Kota Banjar dan Tasikmalaya,” jelas Dase.
Beberapa perusahaan tidak hanya menerima berkas, tapi juga menggelar proses seleksi di tempat. Salah satunya PT Nabati dari Majalengka membuka layanan walk-in interview selama dua hari pelaksanaan Job Fair.
Acara ini menunjukkan betapa pentingnya kesempatan bagi pencari kerja. Para peserta, meski memiliki latar belakang dan pengalaman berbeda, bersatu dalam satu tujuan: mendapatkan pekerjaan yang dapat memberi penghasilan tetap. Dengan ribuan lowongan yang tersedia, Job Fair Ciamis 2026 menjadi platform penting bagi masyarakat yang ingin melangkah ke dunia kerja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SDN 2 Salakaria: 32 Murid, 8 Guru, Semangat Belajar Tak Padam
Tasikmalaya Siaga Darurat Kekeringan hingga September
Petani Indramayu Bangga Garap Sawah, Biayai Kuliah Anak Hingga Sarjana
Dedi Mulyadi Temukan 11 Perusahaan Kapur Ilegal di Cipatat
Kebakaran di Ciamis Hanguskan Bangunan Berisi Enam Usaha
Belasan ASN di Pangandaran Bercerai, Judi Online Jadi Pemicu
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
