Jokowi Tinjau Hubungan Indonesia‑Iran Tanpa Bicarakan Hormuz

Cahyo S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 54 dibaca
Bisik.id
Jokowi Tinjau Hubungan Indonesia‑Iran Tanpa Bicarakan Hormuz

Gambar atau konten salah?

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo pada Rabu, 01 April 2026. Pertemuan ini berlangsung secara tertutup, namun Jokowi mengungkapkan beberapa poin penting yang dibahas.

Dalam sesi tersebut, Jokowi menyatakan bahwa ia tidak melakukan negosiasi untuk membuka Selat Hormuz bagi kapal Indonesia. “Ya tadi saya menyampaikan banyak hal, tetapi itu urusan pemerintah ya,” kata Jokowi ditanya apakah dirinya melobi Dubes Iran soal pembukaan Selat Hormuz, Rabu, 01 April 2026. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut berada di bawah kewenangan pemerintah.

Jokowi menekankan bahwa pertemuan itu juga bertujuan menjaga hubungan antarnegara. “Ya intinya kita ingin terus menjaga hubungan diplomatik antara Indonesia dan Iran. Saya kira itu bagus, baik untuk urusan ekonomi maupun bagus untuk urusan geopolitik,” ungkapnya. Ia menilai hubungan baik dengan Iran dapat memberi dampak positif luas, baik dari sisi penguatan ekonomi maupun stabilitas geopolitik di kancah internasional.

Selain itu, Jokowi menyoroti pentingnya menyuarakan penghentian konflik di berbagai belahan dunia. “Saya kira baik kampanye untuk menghentikan perang, kampanye anti-perang. Saya kira dunia ini butuh sebuah dunia yang damai, membutuhkan relasi hubungan yang baik antarnegara,” tutur Jokowi. Ia menegaskan bahwa konflik antarnegara hanya akan memicu hambatan besar bagi pertumbuhan ekonomi, terutama terkait krisis energi dan minyak yang kini tengah dirasakan banyak negara.

“Sehingga kesejahteraan, pertumbuhan ekonomi, semuanya bisa berjalan dengan normal tanpa hambatan-hambatan. Misalnya sekarang ini semua negara kesulitan energi, semua negara kesulitan minyak, itu tidak terjadi kalau perang tidak ada,” pungkasnya. Jokowi mengaitkan situasi energi global dengan dampak perang yang dapat memperburuk kondisi ekonomi dunia.

Ketika Boroujerdi tiba di kediaman Jokowi sekitar pukul 11.40 WIB, Jokowi menyambutnya di depan rumah. “Assalamualaikum, selamat hari raya Idulfitri,” sapa Boroujerdi disambut Jokowi, Rabu, 01 April 2026. “Waalaikumsalam,” jawab Jokowi. Setelah saling sapa, Jokowi mempersilakan masuk Boroujerdi dan menyambutnya dengan, “Terima kasih, selamat datang di Solo, dan di rumah saya.”

Perbincangan dilanjutkan di ruang tengah kediaman Jokowi. Jokowi juga mengucapkan belasungkawa atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei. Meskipun pertemuan bersifat pribadi, beberapa poin penting yang dibahas mencerminkan arah kebijakan diplomatik Indonesia terhadap Iran dan isu-isu global.

Secara keseluruhan, pertemuan ini menegaskan komitmen Jokowi untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran, sekaligus menyoroti pentingnya perdamaian dan stabilitas ekonomi global dalam konteks konflik dan krisis energi.

JokowiIranSelat HormuzEnergiKonflikDiplomasiEkonomiPerdamaian

Komentar

Memuat komentar...