Jonatan Christie Target Emas di Indonesia Open 2026
Gambar atau konten salah?
Jonatan Christie menegaskan tekadnya untuk menorehkan kemenangan emas di Indonesia Open 2026. Ia ingin mengakhiri rasa penasaran yang telah menimpanya selama sepuluh kali keikutsertaan tanpa pernah meraih trofi.
Karirnya di Indonesia Open dimulai pada 2015, ketika turnamen masih berstatus BWF Superseries atau Grand Prix. Sejak 2018, Indonesia Open berganti menjadi bagian dari BWF World Tour dan tetap menjadi ajang paling bergengsi di dunia. Sejak saat itu, prestasi terbaik Jonatan adalah mencapai semifinal pada 2021. Setelahnya, ia sering tersingkir pada babak awal, termasuk edisi terakhir di mana ia kalah di babak kedua.
“Pasti ada rasa penasaran itu sendiri karena di Indonesia Open belum pernah (juara). Itu juga yang jadi salah satu target pribadi saya,” kata Jonatan dalam jumpa persnya di kawasan Thamrin, Selasa (14/4/2026).
“Indonesia Open salah satu terbaik di dunia. Saya sangat berharap bisa mendapatkannua. Mudah-mudahan bisa mendapatkannya tahun ini,” tuturnya.
Menjelang turnamen, Jonatan mengingat suasana Istora. Ia menilai stadion itu tak pernah berubah, berkat aura magis dan penonton yang luar biasa. “Istora dari dulu enggak pernah berubah karena punya magisnya sendiri dengan penonton luar biasa. Saya kira Istora tak bisa digantikan stadion lain, walaupun dilihat enggak besar tapi punya aura tersendiri dan khas. Dulu saya nonton sebelum main di Istora dulu sama sekarang feel-nta sama. Angker lah. Jadi bagi saya Istora tak bisa digantikan,” ujar Jonatan.
Ia menegaskan kesiapan penuh untuk Indonesia Open. “Ya gambarannya karena tahun ini belum main nih di Istora, tapi balik lagi seperti yang saya katakan, target utama Indonesia Open ini. Jadi pasti sangat dipersiapkan 100 persen dari segala sisinya karena ingin mendapat hasil terbaik,” tutur Juara Asia 2024 ini.
Menjelaskan pengalaman tahun lalu, Jonatan menambahkan, “Untuk tahun lalu mungkin terhenti di babak-babak awal, ya yang berlalu biar jadi pelajaran dan tahun ini pasti berbeda. Mungkin juga nanti atmosfer di lapangan berbeda jadi fokus dengan apa yang di depan saja,” tegasnya.
Dengan pengalaman bertahun-tahun di Indonesia Open dan semangat juara All England 2024, Jonatan Christie berharap dapat mengubah kisahnya di turnamen ini, menandai pencapaian yang selama ini belum pernah ia raih.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dua Wakil Indonesia Tersingkir di 16 Besar Japan Open
Setahun Berpartner, Fajar/Fikri Kembali ke Japan Open
Alwi Farhan Bangkit, Kalahkan Lanier di Japan Open
Lima Wakil Indonesia Bertanding di Japan Open 2026
Putri Kusuma Tak Khawatir Tanpa An Se Young
Fajar/Fikri Kalahkan Popov Bersaudara di Japan Open
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
