Juni 2026: Mulai Tahun Baru Hijriah 1448 dan Puasa Sunnah

Mira T. · 5 min baca · 18 hari lalu · 206 dibaca
Bisik.id
Juni 2026: Mulai Tahun Baru Hijriah 1448 dan Puasa Sunnah

Gambar atau konten salah?

Juni 2026 akan segera dimulai. Sebelum hari pertama bulan Masehi ini benar-benar terhitung, umat Islam diharuskan meninjau kalender Hijriahnya, karena tanggal Hijriah tetap menjadi acuan penting dalam menjalankan ibadah. Perubahan tahun Hijriah yang terjadi pada bulan ini juga menjadi momen penting bagi para penikmat kalender, sehingga mereka dapat menyesuaikan doa dan amalan mereka.

Perpindahan tahun Hijriah ke 1448 akan terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026. Tanggal ini menjadi titik awal bagi semua umat yang ingin memulai tahun baru Islam dengan penuh kesadaran. Selain itu, bulan Juni 2026 juga menandai periode puasa sunnah yang cukup banyak, seperti puasa Asyura, Tasua, Senin‑Kamis, dan Ayyamul Bidh.

Berikut ini adalah kalender Hijriah Juni 2026 lengkap dengan konversi Masehi dan Jawa, diambil dari Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang dirilis Kementerian Agama. Setiap baris mencakup hari dalam seminggu, tanggal Masehi, tanggal Hijriah, dan tanggal Jawa.

  • Senin, 01 Juni 2026 – 15 Dzulhijjah 1447 H – 15 Besar 1959 Dal
  • Selasa, 02 Juni 2026 – 16 Dzulhijjah 1447 H – 16 Besar 1959 Dal
  • Rabu, 03 Juni 2026 – 17 Dzulhijjah 1447 H – 17 Besar 1959 Dal
  • Kamis, 04 Juni 2026 – 18 Dzulhijjah 1447 H – 18 Besar 1959 Dal
  • Jumat, 05 Juni 2026 – 19 Dzulhijjah 1447 H – 19 Besar 1959 Dal
  • Sabtu, 06 Juni 2026 – 20 Dzulhijjah 1447 H – 20 Besar 1959 Dal
  • Minggu, 07 Juni 2026 – 21 Dzulhijjah 1447 H – 21 Besar 1959 Dal
  • Senin, 08 Juni 2026 – 22 Dzulhijjah 1447 H – 22 Besar 1959 Dal
  • Selasa, 09 Juni 2026 – 23 Dzulhijjah 1447 H – 23 Besar 1959 Dal
  • Rabu, 10 Juni 2026 – 24 Dzulhijjah 1447 H – 24 Besar 1959 Dal
  • Kamis, 11 Juni 2026 – 25 Dzulhijjah 1447 H – 25 Besar 1959 Dal
  • Jumat, 12 Juni 2026 – 26 Dzulhijjah 1447 H – 26 Besar 1959 Dal
  • Sabtu, 13 Juni 2026 – 27 Dzulhijjah 1447 H – 27 Besar 1959 Dal
  • Minggu, 14 Juni 2026 – 28 Dzulhijjah 1447 H – 28 Besar 1959 Dal
  • Senin, 15 Juni 2026 – 29 Dzulhijjah 1447 H – 29 Besar 1959 Dal
  • Selasa, 16 Juni 2026 – 01 Muharam 1448 H – 30 Besar 1959 Dal
  • Rabu, 17 Juni 2026 – 02 Muharam 1448 H – 01 Suro 1960 Ba
  • Kamis, 18 Juni 2026 – 03 Muharam 1448 H – 02 Suro 1960 Ba
  • Jumat, 19 Juni 2026 – 04 Muharam 1448 H – 03 Suro 1960 Ba
  • Sabtu, 20 Juni 2026 – 05 Muharam 1448 H – 04 Suro 1960 Ba
  • Minggu, 21 Juni 2026 – 06 Muharam 1448 H – 05 Suro 1960 Ba
  • Senin, 22 Juni 2026 – 07 Muharam 1448 H – 06 Suro 1960 Ba
  • Selasa, 23 Juni 2026 – 08 Muharam 1448 H – 07 Suro 1960 Ba
  • Rabu, 24 Juni 2026 – 09 Muharam 1448 H – 08 Suro 1960 Ba
  • Kamis, 25 Juni 2026 – 10 Muharam 1448 H – 09 Suro 1960 Ba
  • Jumat, 26 Juni 2026 – 11 Muharam 1448 H – 10 Suro 1960 Ba
  • Sabtu, 27 Juni 2026 – 12 Muharam 1448 H – 11 Suro 1960 Ba
  • Minggu, 28 Juni 2026 – 13 Muharam 1448 H – 12 Suro 1960 Ba
  • Senin, 29 Juni 2026 – 14 Muharam 1448 H – 13 Suro 1960 Ba
  • Selasa, 30 Juni 2026 – 15 Muharam 1448 H – 14 Suro 1960 Ba

Berbagai puasa sunnah juga akan berlangsung di bulan Juni 2026. Berikut jadwal lengkapnya yang dapat dijadikan pedoman bagi umat yang ingin memperbanyak ibadah:

  • Senin, 01 Juni 2026 / 15 Dzulhijjah 1447 H – Puasa Ayyamul Bidh / Puasa Senin
  • Kamis, 04 Juni 2026 / 18 Dzulhijjah 1447 H – Puasa Kamis
  • Senin, 08 Juni 2026 / 22 Dzulhijjah 1447 H – Puasa Senin
  • Kamis, 11 Juni 2026 / 25 Dzulhijjah 1447 H – Puasa Kamis
  • Senin, 15 Juni 2026 / 29 Dzulhijjah 1447 H – Puasa Senin
  • Kamis, 18 Juni 2026 / 03 Muharam 1448 H – Puasa Kamis
  • Senin, 22 Juni 2026 / 07 Muharam 1448 H – Puasa Senin
  • Rabu, 24 Juni 2026 / 09 Muharam 1448 H – Puasa Tasua
  • Kamis, 25 Juni 2026 / 10 Muharam 1448 H – Puasa Asyura
  • Minggu, 28 Juni 2026 / 13 Muharam 1448 H – Puasa Ayyamul Bidh
  • Senin, 29 Juni 2026 / 14 Muharam 1448 H – Puasa Ayyamul Bidh / Puasa Senin
  • Selasa, 30 Juni 2026 / 15 Muharam 1448 H – Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Asyura, yang jatuh pada 10 Muharam 1448 H, memiliki keutamaan khusus. Menurut buku Siapa Berpuasa Dimudahkan Urusannya karya Khalifa Zain Nasrullah, puasa ini dapat menghapus dosa setahun sebelumnya. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Puasa Asyura, aku memohon kepada Allah agar dapat menghapus dosa setahun yang lalu." (HR Muslim)

Sehari sebelum Asyura, pada 9 Muharam 1448 H, dianjurkan puasa Tasua. Nabi SAW telah menetapkan puasa ini sebagai perbedaan amalan dengan agama lain. Meskipun Nabi SAW tidak dapat menunaikan puasa tersebut pada tahun itu karena dipanggil kehadirat Allah, kesunnahannya tetap terjaga. Wallahu a'lam bish-shawab.

Selain Asyura dan Tasua, bulan Juni 2026 juga menandai tanggal terbaik untuk puasa Ayyamul Bidh, baik di Dzulhijjah maupun Muharam. Puasa Senin dan Kamis, yang merupakan puasa rutin, juga dapat dimanfaatkan. Menurut Ensiklopedi Amalan Sunnah di Bulan Hijriyah karya Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dan Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Luqman, Muharam adalah bulan yang sangat baik untuk berpuasa. Nabi SAW menegaskan, "Puasa yang paling afdal setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah al-Muharram." (HR Muslim no 1982)

Berikut doa awal tahun Islam yang dapat dibaca pada pergantian tahun 1448 Hijriah. Doa ini sebenarnya ditujukan untuk setiap awal bulan ketika hilal terlihat. Doa tersebut adalah:

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Arab Latin: Allāhumma ahillahu 'alainā bil-yumni wal-īmāni was-salāmati wal-islām, rabbī wa rabbukallāh.

Arti: “Ya Allah, munculkanlah ia kepada kami dengan keberkahan dan iman, keselamatan dan Islam, Rabbku dan Rabbmu adalah Allah.” (HR Ahmad no 1397 dan Tirmidzi no 3451)

Menurut keputusan pemerintah, Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Namun, libur ini tidak disertai cuti bersama, sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 1497, 2, dan 5 Tahun 2025 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026.

Dengan demikian, kalender Hijriah Juni 2026 tidak hanya menjadi panduan bagi penanggalan, tetapi juga sebagai pengingat bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah, khususnya puasa sunnah, serta menyiapkan diri menghadapi pergantian tahun baru Islam. Mengetahui tanggal-tanggal penting ini membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan tepat waktu dan penuh kesadaran.

Kalender Hijriah Juni 2026tahun Hijriah 1448puasa Asyurapuasa Tasuapuasa Ayyamul Bidhpuasa Senin-KamisTahun Baru Islamlibur nasional

Komentar

Memuat komentar...