Juventus Gagal Masuk Liga Champions, Tekankan Pemain

Bima J. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 83 dibaca
Bisik.id
Juventus Gagal Masuk Liga Champions, Tekankan Pemain

Gambar atau konten salah?

Juventus gagal masuk ke Liga Champions musim depan setelah menempati posisi keenam di klasemen akhir Serie A musim ini. Pada Senin, 25 Mei 2026, dini hari WIB, tim berakhir imbang 2-2 melawan Torino di pekan penutup. Skor tersebut memastikan Juventus mengakhiri musim dengan 69 poin. Mereka kalah dua poin dari Como, yang finis keempat, dan mengambil tiket terakhir ke Liga Champions.

Pelatih Luciano Spalletti menegaskan akan mencoret sejumlah pemain yang dinilainya memiliki karakter minim. Ia menilai bahwa karakter pemain sangat memengaruhi performa di lapangan.

Keputusan ini terasa menyesakkan karena Juventus sudah konsisten berada di empat besar sejak bulan April, bahkan berada di posisi tiga sampai pekan ke-36. Namun, kekalahan melawan Fiorentina pekan lalu dan imbang di derby Turin terbukti berakibat fatal bagi posisi akhir klub.

Dengan hasil akhir tersebut, Juventus harus puas bermain di Liga Europa musim depan bersama AC Milan yang finis kelima. Spalletti tidak menyembunyikan kekecewaannya atas performa skuadnya dan berencana merombak tim demi kembali kompetitif.

“Saya pikir karakter selalu membuat perbedaan. Terkadang, kepribadian saling bersatu. Itu adalah sesuatu yang sama pentingnya dengan kekuatan fisik dan teknik. Mentalitas seorang pemain sepak bola tidak boleh berubah melawan tim tertentu. Dia bisa menang atau kalah, tetapi selalu memiliki sikap yang sama,” ujarnya.

“Semua orang ragu tentang performa mereka saat turun ke lapangan. Ketika Anda terus terikat pada keraguan ini, Anda menjadi ragu-ragu, jadi Anda perlu lepas dan membuat keputusan. Itulah solusinya. Setiap orang memiliki keraguan, tetapi keputusan harus dibuat. Jika Anda memiliki terlalu banyak keraguan, Anda tidak memiliki cukup karakter, dan Anda tidak bisa bermain untuk Juventus karena inilah yang membuat perbedaan.”

“Anda tidak bisa mengajarkan kepribadian. Anda bisa mengajarkan taktik dan teknik, tetapi karakter sulit dipelajari. Kami telah mengalami pasang surut.”

Spalletti juga berbicara dengan General Manager Damien Comolli. Ia menegaskan perlunya pemain baru di musim panas nanti. “Ini adalah hal-hal yang telah kami bicarakan dengan Comolli dan yang lain. Kami membutuhkan pemain yang meningkatkan level karakter tim. Inilah mengapa terkadang kami memainkan laga yang hebat tapi di lain waktu kami tenggelam seperti batu,” jelas Spalletti. (adp/krs)

Keputusan Spalletti menyoroti pentingnya karakter pemain dalam mencapai hasil kompetitif, sekaligus menandai perubahan strategi klub untuk musim berikutnya.

JuventusLiga ChampionsSpallettikarakter pemainSerie ALiga EuropaComo

Komentar

Memuat komentar...