KAI Daop 8 Lakukan Perawatan Jalur JPL 325 di Lamongan
Gambar atau konten salah?
JPL 325 di Jalan Raya Gresik‑Babat, Lamongan, menjadi fokus perawatan jalur rel oleh KAI Daop 8 Surabaya selama 01 Juni 2026 hingga 05 Juni 2026. Pekerjaan ini berlangsung lima hari penuh, memotong jalur di pelintasan sebidang JPL 325 KM 189+3/4.
Pelintasan tersebut terletak di petak jalur antara Stasiun Lamongan dan Stasiun Duduk. Sebagai titik persimpangan antara kereta api dan kendaraan, pelintasan ini sering mengalami beban dinamis tinggi karena kedua jenis lalu lintas lewat bergantian.
Menurut Mahendro Trang Bawono, manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, pelintasan sebidang ini “merupakan titik dengan beban dinamis yang tinggi karena dilalui kereta api dan kendaraan secara bergantian.”
“Perlu dilakukan perawatan berkala untuk menjaga kualitas konstruksi jalur dan meningkatkan keselamatan di area pelintasan,” kata Mahendro, Senin (01/06/2026).
Pekerjaan yang dilakukan meliputi pelepasan blok rel lama, penggantian material balas yang menurun kualitas, penggantian bantalan rel, pemadatan jalur dengan peralatan khusus, pemasangan kembali blok rel, dan pengelasan rel. Semua langkah ini bertujuan menjaga integritas infrastruktur dan keselamatan perjalanan kereta serta pengguna jalan.
Di hari pertama, petugas menyiapkan area kerja. Pada malam hari, mereka melepaskan blok rel dan memasang sak balas untuk menutup area bekas rel yang telah dibongkar. Langkah ini menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama proses perawatan berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di pelintasan JPL 325 Lamongan selama masa pekerjaan berlangsung. Kurangi kecepatan kendaraan, patuhi rambu‑rambu yang telah dipasang, serta ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan kenyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan. Meski demikian, perawatan tersebut dinilai penting sebagai langkah preventif untuk menjaga keandalan jalur kereta api dalam jangka panjang.
Selama masa libur panjang Iduladha 2026, Stasiun Lamongan mencatat tingginya mobilitas penumpang. Berdasarkan data hingga Senin (01/06/2026) pukul 08.00 WIB, sebanyak 1.130 pelanggan diproyeksikan menggunakan layanan kereta api melalui stasiun tersebut. Angka tersebut terbagi menjadi 745 pelanggan yang berangkat dan 385 pelanggan yang tiba. Jumlah ini masih berpotensi bertambah hingga malam hari seiring jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api yang masih berlangsung.
Secara kumulatif selama periode libur panjang 26 Mei 2026 hingga 01 Juni 2026, Stasiun Lamongan telah melayani 7.199 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.513 pelanggan berangkat dan 3.686 pelanggan datang melalui stasiun tersebut.
Perawatan rutin di pelintasan JPL 325 menunjukkan komitmen KAI Daop 8 Surabaya menjaga jalur kereta tetap aman dan andal, sementara data penumpang menegaskan pentingnya stasiun ini bagi mobilitas masyarakat selama periode libur.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
