Kalender Hijriah 09 Mei 2026: 21 Dzulqa'dah 1447 H
Gambar atau konten salah?
Kalender Hijriah sering menjadi pertanyaan bagi umat Islam yang ingin menyesuaikan jadwal ibadah dengan hari penting keagamaan. Pada hari Sabtu 09 Mei 2026, banyak yang bertanya, “tanggal Hijriah berapa hari ini?” Untuk menjawabnya, konversi antara kalender Masehi dan Hijriah diperlukan.
Menurut konversi yang disusun oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, tanggal 09 Mei 2026 bertepatan dengan 21 Dzulqa'dah 1447 H. Bulan Mei 2026 mencakup dua bulan Hijriah: Dzulqa'dah dan Dzulhijjah. Berikut rincian lengkapnya:
- 01 Mei 2026: 13 Dzulqa'dah 1447 H
- 02 Mei 2026: 14 Dzulqa'dah 1447 H
- 03 Mei 2026: 15 Dzulqa'dah 1447 H
- 04 Mei 2026: 16 Dzulqa'dah 1447 H
- 05 Mei 2026: 17 Dzulqa'dah 1447 H
- 06 Mei 2026: 18 Dzulqa'dah 1447 H
- 07 Mei 2026: 19 Dzulqa'dah 1447 H
- 08 Mei 2026: 20 Dzulqa'dah 1447 H
- 09 Mei 2026: 21 Dzulqa'dah 1447 H
- 10 Mei 2026: 22 Dzulqa'dah 1447 H
- 11 Mei 2026: 23 Dzulqa'dah 1447 H
- 12 Mei 2026: 24 Dzulqa'dah 1447 H
- 13 Mei 2026: 25 Dzulqa'dah 1447 H
- 14 Mei 2026: 26 Dzulqa'dah 1447 H
- 15 Mei 2026: 27 Dzulqa'dah 1447 H
- 16 Mei 2026: 28 Dzulqa'dah 1447 H
- 17 Mei 2026: 29 Dzulqa'dah 1447 H
- 18 Mei 2026: 01 Dzulhijjah 1447 H
- 19 Mei 2026: 02 Dzulhijjah 1447 H
- 20 Mei 2026: 03 Dzulhijjah 1447 H
- 21 Mei 2026: 04 Dzulhijjah 1447 H
- 22 Mei 2026: 05 Dzulhijjah 1447 H
- 23 Mei 2026: 06 Dzulhijjah 1447 H
- 24 Mei 2026: 07 Dzulhijjah 1447 H
- 25 Mei 2026: 08 Dzulhijjah 1447 H
- 26 Mei 2026: 09 Dzulhijjah 1447 H
- 27 Mei 2026: 10 Dzulhijjah 1447 H
- 28 Mei 2026: 11 Dzulhijjah 1447 H
- 29 Mei 2026: 12 Dzulhijjah 1447 H
- 30 Mei 2026: 13 Dzulhijjah 1447 H
- 31 Mei 2026: 14 Dzulhijjah 1447 H
Kalender Hijriah berada di bulan Dzulqa'dah, salah satu bulan haram dalam Islam. Bulan ini menandai periode di mana banyak amalan sunnah dianjurkan. Berikut daftar amalan yang disarankan, diambil dari buku “Kalender Ibadah Sepanjang Tahun” oleh Ust. Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid:
- Mandi Sunnah dan Berwudhu
Umat Islam disunnahkan untuk mandi bersih dan suci dengan niat mandi sunnah pada hari pertama bulan Dzulqa'dah. Keutamaan mandi ini diyakini akan berlangsung sepanjang bulan. - Shalat Sunnah
Amalan selanjutnya adalah melaksanakan shalat sunnah empat rakaat dengan dua kali salam. Setiap rakaat setelah al‑Faatihah, membaca surat al‑Ikhlas tiga kali, an‑Naas tiga kali, dan al‑Falaq satu kali. Setelah salam terakhir, membaca Istighfar sebanyak tujuh puluh kali. Kemudian membaca doa berikut:
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ
Laa haulaa wa laa quwwata ilaa billahil 'aliyyil 'azhiimi.
Artinya: “Tiada daya dan tiada kekuatan, kecuali karena pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Agung.”
Kemudian membaca doa berikut:
يَا عَزِيزُ يَا غَفَّارُ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَذُنُوْبَ جَمِيعِ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ. فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Yaa 'aziizu yaa ghaffaaru, ighfirlii dzunuubii wa dzunuuba jamii'il mu'miniina wal mu'minaat. Fa innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: “Wahai Yang Maha Mulia, wahai Yang Maha Pengampun, ampuni dosa‑dosa ku serta dosa‑dosa mukminin dan mukminat. Sebab, tidak ada yang dapat mengampuni dosa‑dosa, kecuali Engkau.” - Berpuasa pada Tanggal 25 Dzulqa'dah
Amalan selanjutnya adalah puasa sunnah pada tanggal 25 Dzulqa'dah. Dalilnya diambil dari riwayat Al‑Hasan bin Ali al‑Wasysya’: “Suatu ketika, aku bersama ayahku—ketika itu aku masih kecil—kita makan malam di dekat makam Imam Ali ar‑Ridha. Malam itu adalah malam tanggal 25 Dzulqa'dah, kemudian ayahku berkata, ‘Malam 25 Dzulqa'dah adalah malam kelahiran Nabi Ibrahim dan Nabi Isa. Malam ini adalah malam ketika Bumi dibentangkan dari bawah Ka'bah. Barang siapa berpuasa pada hari ini, maka nilainya sama dengan berpuasa 60 bulan.’” - Berdzikir dan Berdoa pada Malam 15 Dzulqa'dah
Para ulama menganggap malam 15 Dzulqa'dah sebagai malam penuh barakah. Allah SWT memandang semua umat mukmin dengan rahmat-Nya pada malam tersebut, memberi seratus pahala kepada orang yang beramal dalam ketaatan kepada-Nya. Oleh karena itu, dianjurkan hidupkan malam ini dengan ibadah, memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah SWT. - Qiyamul Lail
Menurut sebagian ahli hadits, malam tanggal 25 Dzulqa'dah adalah malam ketika Bumi dibentangkan dari bawah Ka'bah di atas air. Malam ini dianggap mulia, di mana rahmat Allah turun. Barang siapa bangun malam untuk beribadah, maka ia akan memperoleh pahala yang tidak terhingga. - Berpuasa Ayyamul Bidh
Amalan sunnah lainnya adalah puasa Ayyamul Bidh, yang dilaksanakan pada pertengahan bulan, yaitu pada tanggal 13, 14, dan 15. Puasa ini dianggap menambah pahala bagi yang melakukannya.
Dengan mengetahui konversi tanggal dan amalan‑amalan yang dianjurkan, umat dapat merencanakan ibadahnya dengan lebih teratur. Menjalankan amalan‑amalan ini pada bulan Dzulqa'dah diyakini membawa keberkahan dan mendekatkan diri kepada Allah.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi semua yang ingin menyesuaikan jadwal ibadah dengan kalender Hijriah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Weton Tulang Wangi: Tradisi Penanggalan Jawa Tetap Ada
Cek Bansos: Aplikasi Monitoring Bantuan Sosial di Ponsel
Doa Akhir Tahun 1448 H Dibaca Setelah Ashar 15 Juni 2026
1 Muharram 1448 H: 16 Juni 2026, Momen Amal dan Refleksi
Raker Apeksi Komwil VI Kendari Tetapkan Tiga Langkah
Berita Terbaru
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Penurunan Wisnus Bali 4,14% Tahun Ini, 2,03% Bulanan
Jaga Kolam Ikan Rumah Bersih: Tips Pembersihan dan Nutrisi
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Praearcturus Gigas: Kalajengking Raksasa 1 Meter di Era Devon
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
