Kapal Pertamina Terjebak Selat Hormuz, Iran Masih Tutup
Gambar atau konten salah?
Iran belum membuka Selat Hormuz bagi kapal Indonesia. Dua tanker Pertamina masih terjebak di Teluk Arab, sementara kapal Malaysia sudah mendapat izin lewat jalur tersebut.
Di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bahlil Lahadalia menjelaskan situasinya. Ia mengatakan, “Ya kami masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz,”. Pernyataan ini diambil pada 27 Maret 2026 di Jakarta.
Bahlil menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mengeluarkan kedua kapal tersebut. Ia menambahkan, “Komunikasi intensif pun terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait.”
Sejak 17 Maret 2025, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menegaskan bahwa proses negosiasi masih berlangsung. Ia berseru, “Masih negosiasi sekarang. Kan ini kan antrean panjang. Lagi dalam negosiasi, ya. Kasih kami waktu ya. Masih negosiasi, masih negosiasi.”
Negosiasi ini berlangsung di tengah Iran mulai membuka dialog dengan negara lain yang kapal-kapalnya terjebak. Bahlil mengatakan, “Alhamdulillah kita sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai, tetapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka.”
Keputusan Iran untuk membuka kebijakan tutup-buka di Selat Hormuz memberi harapan bagi Indonesia untuk segera mengangkut ulang kapal tanker yang masih terhenti. Dengan komunikasi terus, kemungkinan kapal Pertamina akan keluar dalam waktu dekat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kapolri Duduk Bareng Pecalang dan Ojol di Bali
Sensatia Raih Sertifikasi Bebas Kekejaman dari Cruelty Free International
Kampung Gelgel Klungkung tak punya calon kades
Bangkai Paus di Pantai Perancak Kembali Muncul
Ledakan Tabung Gas Hanguskan Warung Bakso, Tiga Luka Bakar
Klungkung Kekurangan 8.300 PJU, Nusa Penida Paling Parah
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz