Kapal Pertamina Terjebak Selat Hormuz, Iran Masih Tutup

Lina F. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Kapal Pertamina Terjebak Selat Hormuz, Iran Masih Tutup

Gambar atau konten salah?

Iran belum membuka Selat Hormuz bagi kapal Indonesia. Dua tanker Pertamina masih terjebak di Teluk Arab, sementara kapal Malaysia sudah mendapat izin lewat jalur tersebut.

Di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bahlil Lahadalia menjelaskan situasinya. Ia mengatakan, “Ya kami masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa melakukan bagaimana caranya agar kapal kita keluar dari Selat Hormuz,”. Pernyataan ini diambil pada 27 Maret 2026 di Jakarta.

Bahlil menegaskan bahwa pemerintah terus berupaya mengeluarkan kedua kapal tersebut. Ia menambahkan, “Komunikasi intensif pun terus dilakukan dengan pihak-pihak terkait.”

Sejak 17 Maret 2025, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sudah menegaskan bahwa proses negosiasi masih berlangsung. Ia berseru, “Masih negosiasi sekarang. Kan ini kan antrean panjang. Lagi dalam negosiasi, ya. Kasih kami waktu ya. Masih negosiasi, masih negosiasi.”

Negosiasi ini berlangsung di tengah Iran mulai membuka dialog dengan negara lain yang kapal-kapalnya terjebak. Bahlil mengatakan, “Alhamdulillah kita sekalipun dalam kondisi geopolitik yang sampai sekarang belum ada tanda-tanda konflik di Timur Tengah itu selesai, tetapi kita sedikit mendapat angin segar dengan Selat Hormuz itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka.”

Keputusan Iran untuk membuka kebijakan tutup-buka di Selat Hormuz memberi harapan bagi Indonesia untuk segera mengangkut ulang kapal tanker yang masih terhenti. Dengan komunikasi terus, kemungkinan kapal Pertamina akan keluar dalam waktu dekat.

Selat HormuzKapal PertaminaIranNegosiasiBahlil LahadaliaTankerGeopolitik

Komentar

Memuat komentar...