Kebakaran Lima Rumah Warga Paluta Dipicu Korsleting Listrik
Gambar atau konten salah?
Paluta, 16 April 2026 – Lima unit rumah warga di Lingkungan IV, Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, Padang Lawas Utara (Paluta) terbakar habis pada siang hari. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di salah satu rumah.
Warga sekitar, Nawawi, mengaku pertama kali melihat titik api di salah satu bangunan. Ia berteriak, “Ada warga tadi yang berteriak kebakaran di lokasi,” pada saat kejadian. Kamis, 16 April 2026. Setelah itu, warga yang menyadari situasi berusaha memadamkan api dengan apa yang tersedia. “Mereka memadamkan api dengan alat seadanya, menyiram menggunakan ember dan gayung sambil menunggu petugas pemadam kebakaran,” jelas Nawawi.
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Paluta, Indra Syahputra Nasution, mengatakan bahwa setelah menerima laporan warga, petugas langsung menuju lokasi. Ia menambahkan, “Begitu menerima laporan dari warga, kami langsung mengerahkan lima unit armada pemadam kebakaran ke lokasi kejadian untuk mencegah api meluas ke rumah warga lainnya.”
Menurut laporan petugas, lima rumah warga terbakar. “Lima rumah warga terbakar. Dugaan sementara, penyebabnya adalah korsleting arus pendek listrik,” ujar Indra. Rumah-rumah yang hancur dimiliki oleh Samson Harahap (62), Mora Pinanyungan Hasibuan (57), Jhonni Siregar (40), Mula Parmonangan Harahap (49), dan Mukso Ginda Harahap (55). Warga di sekitar menyebut api menyebar cepat karena sebagian bangunan terbuat dari material mudah terbakar.
Petugas menegaskan bahwa api berasal dari korsleting listrik di satu rumah, lalu merambat ke rumah lain. Tidak ada laporan korban jiwa. Kerugian material diperkirakan cukup besar karena kelima rumah yang terbakar.
Pihak terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab pasti kebakaran. Sementara itu, warga setempat menunggu hasil investigasi dan upaya perbaikan infrastruktur listrik di wilayah tersebut.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya pengawasan sistem kelistrikan di rumah-rumah warga. Meskipun tidak ada korban jiwa, kerusakan material menimbulkan dampak ekonomi yang signifikan bagi keluarga yang terkena dampak. Penyelidikan yang sedang berlangsung diharapkan dapat mengidentifikasi langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (dhm/dhm)
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Habonaron: Kepercayaan Asli Simalungun yang Masih Hidup
Rekrutmen Bintara TNI AL Gelombang III 2026: Daftar Sekarang
Pemadaman Listrik Medan Akibat Hujan Deras, PLN Pengerjaan
Banjir di Jalan Meteorologi: Kendaraan Terjebak Tinggi Paha
Banjir Deras Hujan Malam 3 Juni Rendam Jalan Medan Helvetia
58 Huntara Langkahan Rusak Angin Kencang, PU Siap Perbaikan
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
