Kemenag Klungkung Uji Coba Edukasi Keagamaan di Kapal
Gambar atau konten salah?
Kemenag On The Boat adalah langkah baru dari Kemenag Klungkung untuk menyebarkan nilai keagamaan lewat kapal. Program ini bertujuan memberi penyuluhan langsung kepada penumpang kapal penyeberangan dari Klungkung ke Nusa Penida.
Ide ini sudah sampai ke tahap kerja sama dan uji coba. Penyuluh agama Hindu, Ni Luh Sri Kusuma Dewi dan Kadek Cahyadi Putra, turun ke lapangan pada 19 Mei 2026 untuk memeriksa kondisi nyata di atas boat. Mereka menilai kesiapan layanan, melihat kelebihan dan kekurangan pelaksanaan edukasi di tengah perjalanan laut.
“Pengecekan ini penting dilakukan untuk mengukur kesiapan layanan secara langsung di lapangan, sekaligus melihat plus dan minus pelaksanaan edukasi di tengah perjalanan laut. Karena konsepnya berbeda dari layanan pada umumnya, tentu perlu penyesuaian terhadap kondisi boat, durasi perjalanan, hingga pola interaksi dengan penumpang,” kata Sri Kusuma.
Program ini tidak hanya mengajarkan materi keagamaan berat. Fokusnya adalah penyampaian edukasi yang ringan, santai, dan komunikatif. Salah satu misi utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat dan wisatawan tentang etika, tata krama, serta aturan yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berkunjung ke tempat suci atau destinasi wisata religi di Nusa Penida.
“Kami ingin menghadirkan edukasi yang ringan, komunikatif, dan mudah diterima masyarakat. Harapannya, masyarakat maupun wisatawan tetap memahami nilai-nilai penghormatan terhadap tempat ibadah meskipun berada dalam situasi perjalanan atau aktivitas wisata,” tambah Sri Kusuma.
Sementara itu, Putu Indira Bhadrawati, Kepala Kemenag Klungkung, menjelaskan bahwa inovasi layanan bergerak ini masuk dalam program Asta Protas Kemenag, khususnya pada poin Layanan Keagamaan Berdampak dan Digitalisasi Tata Kelola. “Kemenag Klungkung ingin mengubah stigma pelayanan formal menjadi lebih fleksibel, kontekstual, dan menyentuh ranah publik,” jelas Indira.
Setelah berhasil melakukan peninjauan medan, pihak Kemenag akan segera menggelar uji coba dengan menggandeng operator kapal Gangga Express. Melalui uji coba tersebut, mereka akan mengevaluasi dinamika interaksi sepanjang perjalanan laut agar program ini benar-benar berjalan efektif saat diluncurkan secara resmi.
“Langkah jemput bola ini kami harapkan tidak hanya memperluas jangkauan edukasi keagamaan, tetapi juga mampu mendongkrak citra pariwisata Klungkung yang harmonis, berbudaya, dan sarat akan nilai toleransi,” pungkas Indira.
Program ini menandai percobaan baru dalam penyampaian nilai keagamaan melalui media transportasi, menyesuaikan konten dengan waktu dan ruang perjalanan laut. Dengan pendekatan yang lebih ringan dan interaktif, diharapkan pesan keagamaan dapat terserap lebih baik oleh penumpang, sekaligus menambah nilai budaya bagi destinasi wisata di Nusa Penida.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Cuaca cerah berawan Bali, hujan ringan Badung Denpasar
Kamis 04 Juni 2026: Hari Ala Ayuning Dewasa, Waktu Lahan
Badung Bangun Tempat Penampungan Sampah B3 di Mengwitani
SMPN 5 Pupuan, Disdik Tabanan Atasi Rendahnya Siswa
Tabanan Selenggarakan Kegiatan Bulan Bung Karno Juni 2026
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
