Kemenag Konfirmasi Idul Adha 27 Mei 2026, Libur Nasional
Gambar atau konten salah?
1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026. Pemerintah mengumumkan tanggal ini melalui Kementerian Agama (Kemenag) setelah melakukan perhitungan hisab. Pada hari itu, ijtimak (momen berbuka) diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Rukyat hilal di seluruh Indonesia diprediksi berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 3º 37' 51" hingga 6º 54' 23".
Selama proses ini, Kemenag menggunakan sistem pemantauan hilal yang mengacu pada kriteria MABIMS. Hasil kombinasi hisab dan pemantauan hilal menegaskan bahwa 1 Dzulhijjah 1447 H memang pada Senin, 18 Mei 2026. Dengan demikian, Hari Raya Idul Adha akan berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026.
Hari-hari penting menjelang Idul Adha juga telah ditetapkan. Hari Tarwiyah jatuh pada 8 Dzulhijjah, yaitu 25 Mei 2026. Hari Arafah pada 9 Dzulhijjah, yaitu 26 Mei 2026. Kedua hari ini merupakan bagian penting dari puncak ibadah haji. Bagi yang tidak menunaikan haji, dianjurkan menunaikan puasa sunnah pada kedua hari tersebut.
Setelah Arafah, Hari Idul Adha pada 10 Dzulhijjah berlangsung pada 27 Mei 2026. Hari Tasyrik meliputi 11, 12, dan 13 Dzulhijjah, yaitu 28, 29, dan 30 Mei 2026. Pada Idul Adha dan Tasyrik, umat Islam dilarang melakukan puasa. Ini karena momen tersebut diharapkan dirayakan dengan suka cita dan penyembelihan kurban masih berlangsung.
Untuk memudahkan perencanaan, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri menetapkan jadwal libur nasional dan cuti bersama. Libur nasional ditetapkan pada 27 Mei 2026, sedangkan cuti bersama pada 28 Mei 2026. Rencana ini berdekatan dengan akhir pekan, sehingga menciptakan long weekend. Berikut rincian lengkapnya:
27 Mei 2026 (Rabu) – Libur nasional
28 Mei 2026 (Kamis) – Cuti bersama
30 Mei 2026 (Sabtu) – Akhir pekan
31 Mei 2026 (Minggu) – Akhir pekan
1 Juni 2026 (Senin) – Libur nasional
Selain jadwal libur, ada rangkaian puasa sebelum Idul Adha. Berikut jadwal puasa yang dapat dijalankan di bulan Dzulhijjah:
• Puasa 1–7 Dzulhijjah: 18–24 Mei 2026
• Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah): 25 Mei 2026
• Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): 26 Mei 2026
• Puasa Senin: 18 dan 25 Mei, 1, 8, 5 Juni 2026
• Puasa Kamis: 21 Mei, 4 dan 11 Juni 2026
• Puasa Ayyamul Bidh: 31 Mei dan 1 Juni 2026
Puasa-puasa ini dirancang untuk menambah ibadah dan mendapatkan ampunan. Bagi yang tidak menunaikan haji, puasa Arafah dan Tarwiyah memberikan kesempatan khusus. Selain itu, puasa 9 hari sebelum Idul Adha, puasa Senin‑Kamis, dan puasa Ayyamul Bidh juga dianjurkan sesuai ketentuan masing‑masing.
Dengan jadwal yang lengkap ini, masyarakat dapat mempersiapkan diri secara fisik dan spiritual. Tanggal Idul Adha 1447 H, 27 Mei 2026, menjadi titik fokus bagi perayaan. Libur nasional dan cuti bersama memberikan waktu tambahan untuk berkumpul keluarga. Puasa-puasa sebelum Idul Adha membantu memperkuat iman dan kesabaran.
Secara keseluruhan, hari-hari penting, libur, dan puasa diatur dengan cermat. Pemerintah dan Kemenag memastikan semua informasi akurat dan mudah diakses. Dengan demikian, umat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang, penuh makna, dan sesuai tradisi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Wakil Bupati Iwan Tuaji Laporkan Harta Rp 6,7 Miliar
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Palembang: Gaji ke-13 ASN 2026, Rp 89 Miliar Alokasi
Evaluasi CFD Palembang: PKL Dikonfigurasikan di Zona Khusus
Prabowo Tunjuk Nanik Deyang Jadi Kepala BGN, Harap MBG
Berita Terbaru
Trump Lakukan Tiga Pemeriksaan Medis di Walter Reed
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Martinez: Pensiun Bila Argentina Raih Gelar Dunia Kedua
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
IHSG Turun 4,11% di Tengah Sesi, Rupiah Menguat
Grab Tegaskan Tidak Keluar Indonesia, Tetap Komitmen Lanjut
