Kemenhub Tambah Dermaga Gilimanuk, Target Kurangi Antrian Panjang
Gambar atau konten salah?
Kemenhub berencana menambah dermaga di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk, Bali, sebagai upaya menekan kepadatan penyeberangan di jalur Gilimanuk‑Ketapang. Langkah ini juga diterapkan di pelabuhan penyeberangan Merak‑Bakauheni.
Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan, menjelaskan bahwa rencana penambahan dermaga telah dikomunikasikan dengan Pemerintah Daerah Bali. Ia berkata, “Di Gilimanuk kemarin kan kita ada pembicaraan dengan Gubernur Bali, salah satunya adalah kita ingin menambah dermaga plengsengan di wilayah Bali, supaya kita bisa memecah arus penyeberangan seperti yang kita lakukan di Merak‑Bakauhuni.”
Selain dermaga, Dudy juga berencana menambah kapal besar di pelabuhan penyeberangan Gilimanuk‑Ketapang. Ia menambahkan, “Kita berupaya untuk menambah kapal besar, sehingga volume angkut dari para penyeberang bisa menjadi bertambah dan juga menyiapkan buffer zone untuk kendaraan‑kendaraan yang belum atau sedang mengantri untuk melakukan penyeberangan. Itu yang kita harapkan bisa kita kerjakan di tahun depan.”
Masalah utama di Gilimanuk adalah kemacetan panjang. Antrean kendaraan terpantau mencapai 32 kilometer dan membuat beberapa pemudik tumbang. Kemacetan horor ini terjadi karena kapasitas pelabuhan tidak mampu menampung peningkatan volume penumpang dan kendaraan, terutama akibat libur lebaran dan Hari Raya Nyepi. Banyak masyarakat yang berusaha keluar Bali lebih awal sebelum pelabuhan ditutup karena Hari Raya Nyepi.
Aan Suhanan, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, menyatakan, “Ini kan berdekatan liburan Nyepi kemudian libur Lebaran. Ini memang ada peningkatan volume. Volume dari Gilimanuk, ini ada peningkatan yang menuju Jawa.”
Dengan menambah dermaga, kapal besar, dan buffer zone, Kemenhub berharap dapat mengurangi antrian panjang dan meningkatkan efisiensi penyeberangan di Gilimanuk‑Ketapang pada tahun depan. Rencana ini mencerminkan upaya pemerintah untuk menyesuaikan infrastruktur pelabuhan dengan kebutuhan transportasi yang terus meningkat, terutama di musim liburan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SKK Migas Catat 1,500 BOPD Saat Ini, Target 20,000 BOPD
Produksi Minyak Nasional 576k BOPD, Masih Di Bawah Target
BBM Subsidi Tetap Stabil, Harga Tidak Naik Meski Minyak Naik
Kimia Farma Menunggu Arahan Bio Farma, Danantara Siap Pisahkan
KAI Siap Luncurkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer
Perpanjang ke Bekasi, Tangerang: 48 Stasiun, 600k Penumpang
Berita Terbaru
SIM Keliling Kembali Operasi di Badung dan Buleleng Pusat
Italia 1-0 Luksemburg, Baldini Raih Kemenangan Muda
Belanda Kalah 0-1 dari Aljazair, Persiapan Piala Dunia 2026
Zodiak Cancer 4 Juni 2026: Hari Ramai Air dan Keberuntungan
Zodiak Virgo 4 Juni 2026: Hari Bintang, Peluang Romantis & Karier
Zodiak Aries 4 Juni 2026: Energi Baru dan Peluang Cinta
Zodiak Libra 4 Juni 2026: Keseimbangan Hari, Cinta, Karier & Kesehatan
Zodiak Scorpio 4 Juni 2026: Panduan Hari Terbaik Hari
Zodiak Leo 4 Juni 2026: Energi Matahari Menuntun Hari Anda
Zodiak Gemini: 4 Juni 2026, Hari Dinamika Kencan dan Karier
